LTN PCNU Bojonegoro Siapkan Madrasah Jurnalistik di Tiga Zona

Serius, rapat koordinasi panitia dan PC LTN PCNU Bojonegoro

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PCNU Bojonegoro tengah mempersiapkan program Madrasah Jurnalistik yang akan digelar di tiga zona wilayah. Persiapan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara Pengurus Cabang LTN PCNU Bojonegoro bersama Panitia Pelaksana, Jumat (23/01/2026), di D’Konco Kafe Bojonegoro.

Rapat koordinasi ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua PCNU Bojonegoro sekaligus Koordinator Bidang (Korbid) LTN, H.M. Hasan Bisri, Ketua PC LTN PCNU Bojonegoro H. Ali Syafaat, Ketua Panitia Choirul Anam, serta jajaran pengurus LTN PCNU Bojonegoro lainnya.

H.M. Hasan Bisri Wakil Ketua PCNU Bojonegoro yang juga Korbid LTN PCNU

Dalam paparannya, H.M. Hasan Bisri menegaskan bahwa LTN PCNU Bojonegoro memiliki peran strategis sebagai wajah organisasi yang terlihat langsung oleh publik. Menurutnya, LTN harus mampu menjembatani nilai-nilai ke-NU-an dengan perkembangan era kekinian.

“LTN PCNU Bojonegoro adalah wajah yang nampak. Karena itu harus bisa memahamkan publik dengan pendekatan yang sesuai dengan era sekarang,” ujar pria yang akrab disapa Mas Bisri.

Ia menambahkan, LTN PCNU Bojonegoro diharapkan mampu menampilkan citra PCNU Bojonegoro yang ramah dan mudah diterima oleh generasi muda tanpa meninggalkan nilai dan prinsip NU.

“LTN PCNU Bojonegoro harus bisa menampilkan wajah PCNU Bojonegoro yang ramah sekaligus bisa diterima oleh generasi sekarang,” terangnya.

Mas Bisri juga mengingatkan bahwa karakter generasi saat ini cenderung menyukai informasi yang langsung pada inti persoalan. Oleh karena itu, penyampaian pesan jurnalistik harus dikemas secara sederhana, mudah dipahami, namun tetap berlandaskan pemahaman ke-NU-an yang benar.

“Tampilkan sesimpel mungkin, tidak bertele-tele, sehingga publik langsung tahu apa yang disampaikan, tapi tetap sesuai dengan pemahaman yang ada di NU,” tandasnya.

Ketua LTN PCNU Bojonegoro, H. Ali Syafaat, menjelaskan bahwa kegiatan ngopi bareng tersebut digelar untuk menindaklanjuti rencana aksi dari program yang telah dirumuskan sebelumnya.

“Ngopi bareng ini menjadi tindak lanjut dari rencana aksi program yang sudah kita rumuskan kemarin, mulai dari materi jurnalistik, lomba penulisan tokoh NU di tingkat MWC, hingga pembahasan pengelolaan website nubojonegoro.or.id,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila ke depan pengelolaan website tersebut dipercayakan kepada LTN PCNU Bojonegoro, pihaknya siap untuk mengkreasikan dan mengembangkan konten secara profesional.

“Kalau nanti website nubojonegoro.or.id dipasrahkan kepada teman-teman LTNNU, insyaallah kami siap mengkreate dan mengelolanya dengan baik,” ujarnya.

Terkait program Madrasah Jurnalistik, H. Ali Syafaat menyebutkan bahwa kegiatan ini akan diikuti oleh perwakilan dua orang dari setiap MWC dan dibagi dalam tiga zona wilayah.

“Peserta Madrasah Jurnalistik nantinya adalah perwakilan dua orang dari masing-masing MWC yang dibagi dalam tiga zona, yakni zona tengah, timur, dan barat,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan bahwa pelaksanaan Madrasah Jurnalistik akan digelar dalam tiga gelombang waktu, dengan durasi kegiatan satu hari pada setiap zona.

“Pelaksanaan Madrasah Jurnalistik dilaksanakan satu hari mulai pukul 08.00 sampai 12.00 WIB dengan materi jurnalistik dan media sosial, serta jurnalisme cerita atau story telling yang dilengkapi template dan praktik langsung,” pungkasnya.

Melalui Madrasah Jurnalistik yang dirancang berbasis zona ini, LTN PCNU Bojonegoro berharap dapat mencetak kader-kader jurnalistik NU yang adaptif, profesional, dan mampu menyuarakan dakwah Aswaja an-Nahdliyah melalui media yang relevan dengan perkembangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *