LAZISNU Bojonegoro Santuni 150 Anak Yatim dan Bantu UMKM

KH. Saifurrohmah Dimyati Wakil Rois Syuriah PCNU Bojonegoro memberikan santunan kepada anak yatim
KH. Saifurrohmah Dimyati Wakil Rois Syuriah PCNU Bojonegoro menyerahkan santunan kepada anak yatim dalam kegiatan sosial NU CARE-LAZISNU Bojonegoro.

JagatSembilan.com | Bojonegoro – NU CARE-LAZISNU Bojonegoro menyalurkan berbagai bantuan sosial dalam kegiatan santunan yang digelar bersamaan dengan launching website lembaga tersebut, Kamis (12/3/2026) sore. Kegiatan itu dilaksanakan di halaman Kantor PCNU Bojonegoro.

Dalam kegiatan itu, LAZISNU Bojonegoro memberikan santunan kepada 150 anak yatim-piatu se-Kabupaten Bojonegoro, bantuan kepada 10 kaum dhuafa, serta menyalurkan tiga unit gerobak usaha untuk pelaku UMKM.

Selain itu, lembaga filantropi Nahdlatul Ulama tersebut juga menyalurkan 15 bantuan dana pendidikan bagi mahasiswa perguruan tinggi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Hj. Umi Zulaichah Ketua PC Muslimat NU Bojonegoro Berikan Santunan
Hj. Umi Zulaichah Ketua PC Muslimat NU Bojonegoro menyerahkan bantuan kepada kaum dhuafa dalam kegiatan santunan NU CARE-LAZISNU Bojonegoro.

Ketua NU CARE-LAZISNU Bojonegoro, Eko Arief Cahyono, S.H.I., M.EK, mengatakan program santunan dan bantuan pemberdayaan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mengelola dana zakat, infak dan sedekah untuk kepentingan umat.

Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan usaha kecil.

“Kami ingin zakat, infak dan sedekah yang dihimpun benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui santunan sosial maupun pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk PCNU Bojonegoro yang menilai LAZISNU terus menunjukkan peran nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono menyampaikan bahwa program sosial yang dijalankan LAZISNU dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara lembaga zakat dan pemerintah sangat penting dalam memperkuat program pengentasan kemiskinan di daerah.

“Semuanya untuk Bojonegoro mandiri dan mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Rodhiin salah satu panitia mengungkapkan, anak yatim dan dhuafa sekaligus penerima dana pendidikan berasal dari jaringan NU. Menurutnya, semuanya dilakukan dengan kolaborasi yang baik di bawah PCNU Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *