JagatSembilan.com | Bojonegoro – Aksi sigap anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Bojonegoro menuai apresiasi publik. Seorang personel Banser terekam kamera pengawas (CCTV) saat mengevakuasi jemaah yang mengalami gangguan kesehatan mendadak di tengah pelaksanaan Sholat Idul Fitri, Sabtu (21/03/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di salah satu lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri di wilayah Desa Kalirejo, Bojonegoro. Saat itu, ribuan jemaah tengah duduk menunggu dimulainya rangkaian ibadah dalam suasana khusyuk di area terbuka beralaskan terpal.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang anggota Banser berseragam loreng khas dengan sigap menggendong jemaah yang tampak lemas. Ia bergerak cepat namun tetap hati-hati, menembus kerumunan untuk membawa jemaah keluar dari area sholat agar segera mendapatkan penanganan medis.
Aksi kemanusiaan tersebut langsung mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga dan netizen memberikan apresiasi atas kesigapan Banser yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga tanggap terhadap kondisi darurat.
Komandan Sugiyarto, selaku Kasatkoryon Banser Kota Bojonegoro, mengatakan bahwa seluruh personel telah dibekali instruksi untuk selalu siaga terhadap berbagai kemungkinan, termasuk kondisi kesehatan jemaah.
“Kami instruksikan seluruh anggota yang bertugas untuk selalu waspada, terutama terhadap kondisi fisik jemaah, apalagi saat cuaca terik atau lokasi sangat padat,” ujarnya. Minggu (22/03/2026).
Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika seorang jemaah tiba-tiba terlihat lemas dan tidak mampu melanjutkan ibadah. Personel Banser yang berjaga di ring luar langsung merespons cepat dengan masuk ke barisan, setelah berkoordinasi dengan jemaah sekitar guna menghindari kepanikan.
Langkah cepat tersebut memastikan jemaah yang sakit segera mendapatkan pertolongan pertama.
Peristiwa ini kembali menegaskan peran Banser sebagai garda terdepan dalam pelayanan masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran ibadah umat Islam. Tidak hanya menjaga ketertiban, Banser juga hadir sebagai pelindung kemanusiaan.
Masyarakat Bojonegoro pun berharap semangat pengabdian seperti ini terus terjaga, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Hingga berita ini diturunkan, jemaah yang sempat dievakuasi dilaporkan dalam kondisi stabil setelah mendapatkan perawatan ringan.














