Pagar Nusa Bulu Gelar Halal Bihalal dan Rapat Anggota Tahunan

Anggota dan pengurus Pagar Nusa Desa Bulu Kecamatan Balen Bojonegoro foto bersama usai halal bihalal dan rapat anggota tahunan
Pengurus dan anggota Pimpinan Ranting Pagar Nusa Desa Bulu, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro berfoto bersama usai kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Anggota Tahunan di Yayasan Bahrul Ulum Satu, Senin (30/03/2026).

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pimpinan Ranting (PR) Pagar Nusa Desa Bulu, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan Halal Bihalal sekaligus Rapat Anggota Ranting Tahunan, Senin (30/03/2026). Kegiatan yang berlangsung di Yayasan Bahrul Ulum Satu, Desa Bulu tersebut berjalan khidmat dan lancar dengan diikuti oleh pengurus serta anggota Pagar Nusa setempat.

Rapat Anggota Tahunan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan organisasi di tingkat ranting. Sebagai badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama, Pagar Nusa tidak hanya berperan dalam pembinaan pencak silat, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah masyarakat.

Ketua Pimpinan Ranting Pagar Nusa Bulu, M. Fery Affandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota atas dedikasi selama masa kepemimpinannya. Ia berharap melalui Rapat Anggota Ranting Tahunan ini, estafet kepemimpinan dapat berjalan lebih baik serta mampu membawa kemajuan organisasi dalam tiga tahun ke depan.

“Semoga kepemimpinan selanjutnya dapat menjadikan Pagar Nusa Bulu semakin berkembang, solid, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Kang Fery.

Sementara itu, Ketua PAC Pagar Nusa Kecamatan Balen, Moh Baidhowi Mawahib Al Baba, S.H, yang akrab disapa Gus Baba, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Halal Bihalal dan Rapat Anggota Tahunan yang dinilai berjalan tertib dan profesional.

Menurutnya, Pimpinan Ranting Pagar Nusa Bulu dapat menjadi percontohan bagi ranting lain di Kecamatan Balen dalam hal tata kelola organisasi yang rapi dan akuntabel.

Gus Baba juga berpesan agar ketua terpilih nantinya merupakan sosok yang cakap, lurus dalam bersikap, serta memiliki akhlakul karimah. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan di Pagar Nusa tidak hanya membutuhkan kecakapan organisatoris, tetapi juga keteladanan moral.

“Pemimpin Pagar Nusa harus mampu menjadi teladan, menjaga kekompakan, dan membawa organisasi semakin maju,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Pagar Nusa Bulu dapat terus berkembang dari tahun ke tahun, semakin kompak, solid, serta satu komando dalam setiap kebijakan organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *