Geopark Trip Promotion dan Pengukuhan DWP Disbudpar Bojonegoro Digelar di Kahyangan Api

Prosesi pengukuhan Dharma Wanita Persatuan Disbudpar Bojonegoro dalam rangkaian Geopark Trip Promotion di Kahyangan Api. Rabu (15/04/2026).

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan Geopark Trip Promotion yang dirangkai dengan Pengukuhan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Disbudpar Bojonegoro, Rabu (15/04/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Geosite Kahyangan Api yang berada di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pembina DWP Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro, Ketua Ikawara Bojonegoro Siti Juariah, perwakilan Persit Kartika Chandra Kirana Bojonegoro, Ketua Bhayangkari Bojonegoro, Ketua IWAPI Bojonegoro beserta sekretaris, serta perwakilan dari Universitas Bojonegoro (Unigoro), Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri), IKIP PGRI Bojonegoro dan tamu undangan lainnya.

Kepala Disbudpar Bojonegoro Elzadeba Agustina menyampaikan sambutan dalam Geopark Trip Promotion di Kahyangan Api.

Promosi Geopark dan Pengukuhan DWP

Kepala Disbudpar Bojonegoro, Elzadeba Agustina, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang berlangsung di salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Bojonegoro tersebut.

Ia juga membuka sambutannya dengan pantun penyemangat kepada peserta yang mayoritas dihadiri oleh organisasi perempuan.

“Jalan-jalan keliling wisata Geopark, sampailah kita ke wisata Geopark Kahyangan Api. Sungguh bangga melihat ibu-ibu semua kompak membuat suasana semakin bahagia dan menyejukkan hati,” ucap Elzadeba yang disambut tepuk tangan peserta.

Elzadeba menyampaikan apresiasi kepada para undangan yang telah hadir di lokasi yang cukup jauh dari pusat kota. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki dua agenda utama, yakni pengukuhan Dharma Wanita Persatuan Disbudpar Bojonegoro dan promosi wisata berbasis geopark.

Selain itu, Elzadeba juga menyampaikan bahwa Kabupaten Bojonegoro memiliki sekitar 20 geosite berbasis geopark, dan Geosite Kahyangan Api menjadi salah satu destinasi unggulan yang akan dinilai dalam pengajuan UNESCO Global Geopark pada Juli–Agustus mendatang.

“Kami mohon doa restu ibu-ibu semuanya, Insyaallah pada bulan Juli–Agustus nanti Kabupaten Bojonegoro akan ada penilaian untuk UNESCO Global Geopark, dan salah satu yang dinilai adalah Kahyangan Api,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh organisasi perempuan, perguruan tinggi, komunitas, dan stakeholder lainnya untuk ikut mempromosikan wisata Kahyangan Api.

Menurutnya, pengembangan pariwisata membutuhkan kolaborasi empat unsur utama yakni pemerintah, swasta, perguruan tinggi dan masyarakat.

“Kami mohon ibu-ibu semuanya untuk mengajak anggota datang berkunjung atau belajar di wisata Kahyangan Api. Kalau ibu-ibu datang membawa anggota, Insyaallah efeknya besar, UMKM akan hidup dan wisata kita semakin berkembang,” pungkasnya.

Pembina DWP Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono saat memberikan sambutan dalam kegiatan Geopark Trip Promotion dan Pengukuhan DWP Disbudpar Bojonegoro.

Cantika Wahono Ajak DWP Jadi Garda Promosi Wisata

Sementara itu, Pembina DWP Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus DWP Disbudpar Bojonegoro yang telah dikukuhkan.

Ia menilai amanah tersebut bukan hanya sebagai jabatan organisasi, tetapi juga ruang pengabdian untuk memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah.

“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus yang telah dikukuhkan karena amanah ini di satu sisi sebagai jabatan organisasi sekaligus juga merupakan ruang pengabdian untuk memberikan kontribusi nyata baik dalam mendukung kinerja para suami maupun membangun peran perempuan yang aktif, mandiri dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Cantika menegaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan memiliki peran strategis sebagai organisasi pendamping sekaligus mitra pembangunan, khususnya dalam mendukung pengembangan sektor kebudayaan dan pariwisata.

Menurutnya, kekuatan organisasi perempuan sangat besar dalam membantu promosi wisata daerah, salah satunya melalui kegiatan rutin yang dilakukan di destinasi wisata.

“Kalau ibu-ibu sudah dengan seragamnya, dengan dress code-nya, kemudian melakukan kunjungan ke tempat wisata di Bojonegoro lalu mengisi konten media sosial, saya yakin wisata yang ada di Bojonegoro akan langsung booming. Kekuatan ibu-ibu sangat besar,” jelasnya.

Cantika juga menyoroti potensi besar Geosite Kahyangan Api yang telah dikenal luas, bahkan pernah menjadi sumber api dalam kegiatan Api Porprov Jawa Timur pada tahun 2000.

Ia juga mengajak seluruh anggota DWP untuk menjadi duta promosi wisata melalui media sosial dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif di sekitar destinasi wisata.

“Kita bisa menjadi duta promosi, duta informasi, memanfaatkan media sosial secara positif hingga mendukung kegiatan ekonomi kreatif yang tumbuh di sekitar destinasi wisata,” tambahnya.

Selain itu, Cantika juga mendorong perguruan tinggi untuk turut berkontribusi melalui penelitian dan pengabdian masyarakat guna meningkatkan kualitas destinasi wisata, termasuk penguatan UMKM dan branding kawasan wisata.

Ia berharap pengurus DWP yang baru dapat menghadirkan program inovatif dan adaptif guna meningkatkan kapasitas anggota serta mendukung pengembangan wisata Bojonegoro.

Melalui kegiatan Geopark Trip Promotion dan Pengukuhan DWP Disbudpar Bojonegoro ini diharapkan sinergi lintas organisasi semakin kuat dalam mendukung pengembangan wisata berbasis geopark, sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *