JagatSembilan.com | Bojonegoro – Seorang pasien berinisial K mengaku masih merasakan nyeri setelah menjalani operasi wasir di salah satu rumah sakit di Kabupaten Bojonegoro. Karena keluhan tersebut, pasien kemudian menjalani penanganan lanjutan di RS Muslimat NU Muna Anggita.
Menurut keterangan K, operasi dilakukan pada Senin (01/05/2026). Namun setelah menjalani tindakan medis, ia mengaku masih merasakan sakit pada bagian tertentu meski telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit tempat dirinya pertama kali menjalani operasi.
K menyebut sempat menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak rumah sakit. Akan tetapi, setelah dilakukan pemeriksaan, pasien dinyatakan dalam kondisi membaik dan diperbolehkan kembali ke rumah.
Karena rasa sakit yang dirasakan belum berkurang, K kemudian mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Muslimat NU Muna Anggita untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan. Setelah dilakukan observasi oleh tim medis, pasien dijadwalkan menjalani tindakan lanjutan sesuai hasil pemeriksaan.
“Tindakan berjalan lancar dan benjolan sudah diambil,” ujar K kepada awak media.
Sementara itu, Wakil Direktur RS Muslimat NU Muna Anggita Nico Satriya menyampaikan bahwa pihak rumah sakit berfokus pada pelayanan pasien dan tetap menjaga kerahasiaan medis sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kita fokus pada pelayanan pasien. Kami tidak bisa menanggapi secara terbuka karena ini menyangkut kerahasiaan pasien. Tentu ada aturan yang mengatur jika kami menyampaikan sesuatu ke publik terkait tindakan terhadap pasien,” ujarnya. Senin (18/05/2026).
Ia menambahkan, RS Muslimat NU Muna Anggita akan terus memberikan pelayanan terbaik sesuai kemampuan, fasilitas, serta kompetensi tenaga medis yang dimiliki.
“Yang bisa kami sampaikan, RS Muna Anggita akan memberikan pelayanan terbaik dengan kemampuan dan potensi yang ada sesuai kompetensinya. Kami tidak mengomentari apa yang terjadi di luar dan tindakan apa yang sudah dilakukan karena itu bukan ranah kami. Sekali lagi, kerahasiaan pasien adalah hal yang harus kami jaga,” lanjutnya.
Di akhir keterangannya, ia berharap pasien berinisial K segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.













