Peduli, Ansor dan Lazisnu Bojonegoro Kunjungi dan Sampaikan Santunan Banser Rumahnya Terbakar

Penyerahan santunan dan seragam Banser baru kepada Munari di Dander Bojonegoro
PC GP Ansor Bojonegoro bersama Lazisnu Bojonegoro menyerahkan santunan dan seragam Banser baru kepada Munari, korban kebakaran di Kecamatan Dander. Rabu (20/05/2026)

JagatSembilan.com | Bojonegoro – PC GP Ansor Bojonegoro bersama Lazisnu Bojonegoro melakukan kunjungan dan sampaikan santunan kemanusiaan ke rumah Munari, anggota Banser Ranting Sumberagung yang mengalami musibah kebakaran di Dusun Kebonagung, Desa Sumberagung RT 20, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Rabu (20/5/2026).

Kunjungan bersama tersebut dipimpin Ketua PC GP Ansor Bojonegoro, Mochamad Nurwahyudi, didampingi Sunadi Kasetma Satkorcab Banser Bojonegoro, Fatkhul Ulum, Kasatkoryon Banser Dander. Sementara itu dari Lazisnu Bojonegoro ada Ketua Lazisnu Bojonegoro, Eko Arief Cahyono beserta jajarannya.

Rombongan langsung disambut Munari di lokasi rumahnya yang masih dipenuhi sisa material kebakaran. Selain memberikan dukungan moril, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan santunan untuk membantu kebutuhan Munari pascakebakaran.

Ketua PC GP Ansor Bojonegoro menyerahkan seragam Banser baru kepada Munari

Tak hanya itu, jajaran Ansor dan Banser juga menyerahkan seragam Banser baru kepada Munari. Penyerahan itu menjadi momen haru, mengingat dalam musibah kebakaran sebelumnya seragam Banser milik Munari ikut hangus terbakar dan menjadi hal yang paling membuat dirinya terpukul.

Ketua PC GP Ansor Bojonegoro menyampaikan bahwa kehadiran Ansor, Banser, dan Lazisnu merupakan bentuk kepedulian terhadap kader yang sedang mengalami musibah.

“Kami ingin memastikan sahabat Munari tidak sendiri menghadapi cobaan ini. Semoga bantuan dan perhatian dari sahabat-sahabat semua bisa sedikit meringankan beban beliau,” ujar Mochamad Nurwahyudi.

Sementara itu, Ketua Lazisnu Bojonegoro mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bagian dari gerakan solidaritas dan kepedulian sosial kepada warga NU yang membutuhkan bantuan.

“Kami berharap santunan ini bisa membantu kebutuhan mendesak Pak Munari setelah musibah kebakaran yang terjadi,” kata Eko Arief Cahyono.

Diketahui, kebakaran terjadi pada Selasa malam (19/05/2026) sekitar pukul 23.00 WIB dan menghanguskan rumah milik Munari beserta sejumlah barang di dalamnya. Munari diketahui hidup seorang diri setelah istrinya meninggal dunia sekitar satu tahun lalu, namun tetap aktif mengikuti kegiatan Banser dan Nahdlatul Ulama di wilayahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *