Di Panggung Gembira Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid, DKPP Bojonegoro Gelar GPM

Penampilan spektakuler santriwan dan santriwati Al-Rosyid pada Panggung Gembira Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid di Dander Bojonegoro.
Santriwan dan santriwati Al-Rosyid menampilkan berbagai pertunjukan seni dalam Panggung Gembira Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid yang digelar di halaman Kampus STEBI Al-Rosyid, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (23/06/2026).

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sela kegiatan Panggung Gembira Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid yang berlangsung di halaman Kampus STEBI Al-Rosyid, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid yang memadukan layanan pangan murah dengan panggung kreativitas santri. Masyarakat yang hadir tidak hanya dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menikmati berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan para santri.

Petugas DKPP Bojonegoro melayani pengunjung yang memanfaatkan GPM
Petugas DKPP Bojonegoro melayani pengunjung yang memanfaatkan GPM

DKPP Bojonegoro Sediakan Kebutuhan Pokok Murah

Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), DKPP Bojonegoro menyediakan sejumlah komoditas pangan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Adapun komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut antara lain beras SPHP seharga Rp55.000 per 5 kilogram, Minyakita Rp30.000 per 2 liter, serta minyak goreng Fortune Rp20.000 per liter.

Keberadaan GPM menjadi salah satu daya tarik dalam Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid karena memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

Panggung Gembira Tampilkan Kreativitas Santri

Selain pasar murah, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari puluhan santri Pondok Pesantren Al-Rosyid. Beragam pertunjukan yang disajikan menunjukkan kreativitas dan bakat para santri di hadapan masyarakat.

Penampilan yang ditampilkan meliputi Dance Nusantara, Tari Ondel-Ondel, Pandawa, Koor, Tari Sradan Suci, drama tentang Syekh Subakir, Tari Lilin, hingga penampilan penutup Excellent Koor.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Rosyid, KH. Alamul Huda Masyhur, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wadah bagi para santri untuk menampilkan kemampuan terbaik yang mereka miliki.

“Hari ini bahwa yang namanya Excellent Generation akan mencetak sejarah. Mereka mengatakan I will do the best and the best than Talented Generation. Mudah-mudahan. Karena excellent ini artinya bagus dan luar biasa. Maka anak-anak Excellent Generation harus menunjukkan yang terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, para santri harus memiliki keberanian untuk tampil dan berkarya di tengah masyarakat serta tidak takut menghadapi kesalahan maupun tantangan.

“Kalau kita takut salah akan salah selamanya. Kita kalau takut keliru akan keliru selamanya. Kalau kita takut dihina maka akan terhina selamanya. Hanya orang-orang yang bermental kuat siap menghadapi situasi apapun,” tuturnya.

Ia juga berpesan agar para santri terus mengejar prestasi dan kesuksesan dengan semangat pantang menyerah.

“Jangan pernah menyerah karena kalian Talented Generation dan Excellent Generation, Starlight Generation. Maka kita harus bertekad. Kita singkirkan semua itu ambil prestasi dan ambil kesuksesan,” pungkasnya.

Rizka Nurlaili alumni tahun 2020 memberikan surat motor kepada KH. Alamul Huda Masyhur
Rizka Nurlaili alumni tahun 2020 memberikan surat motor kepada KH. Alamul Huda Masyhur

Alumni Hibahkan Sepeda Motor dan Al-Qur’an untuk Pondok

Pada kesempatan yang sama, salah seorang alumni Pondok Pesantren Al-Rosyid, Rizka Nurlaili, alumni tahun 2020, menyerahkan hibah berupa satu unit sepeda motor dan beberapa mushaf Al-Qur’an kepada pondok pesantren.

Penyerahan hibah tersebut menjadi salah satu momen yang mendapat perhatian para santri, wali santri, dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Rizka Nurlaili menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pondok Pesantren Al-Rosyid yang telah menerima dirinya sebagai santri serta memberikan pendidikan agama dan pendidikan umum selama menempuh pendidikan di pesantren.

“Terima kasih kepada Pondok Pesantren Al-Rosyid yang telah menerima saya sebagai santri dan mengajarkan ilmu pendidikan agama maupun umum dengan baik. Semoga apa yang saya berikan ini dapat bermanfaat bagi pondok pesantren,” katanya.

Hibah tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus rasa syukur alumni kepada almamater yang telah memberikan bekal pendidikan dan pengalaman berharga selama menjadi santri.

Antusiasme Masyarakat

Kegiatan Panggung Gembira Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang memanfaatkan Gerakan Pangan Murah sekaligus menyaksikan berbagai penampilan seni dari para santri.

Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap dapat menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi para santri untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan terbaik mereka di hadapan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *