JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam memastikan pembangunan infrastruktur desa berjalan dengan aman, berkualitas, dan sesuai standar teknis.
Menindaklanjuti aspirasi masyarakat mengenai pembangunan jembatan di Desa Ngablak, Kecamatan Dander, pemerintah melalui pihak kecamatan bersama dinas terkait langsung melakukan percepatan penanganan pada Rabu (8/7/2026).
Jembatan tersebut dibangun menggunakan dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp2,14 miliar. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bojonegoro dalam meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan.
Sebelum proses penyempurnaan dilakukan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Bojonegoro telah melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pekerjaan di lapangan. Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah aspek teknis yang perlu disesuaikan, terutama berkaitan dengan spesifikasi material dan dimensi papan jembatan agar memenuhi standar keselamatan.
Camat Dander, Teguh Wibowo, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengawasan terhadap proyek tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk menjamin keamanan masyarakat yang akan memanfaatkan jembatan.
“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. Karena itu, catatan teknis tersebut harus segera ditindaklanjuti,” ujar Teguh Wibowo saat dikonfirmasi pada Rabu (8/7/2026).
Sebagai tindak lanjut, Tim Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Dander diterjunkan ke lokasi guna berkoordinasi dengan pelaksana pekerjaan agar proses perbaikan dapat segera dilakukan.
Menurut Teguh, percepatan perbaikan sudah mulai dilaksanakan agar bagian yang bersifat mendesak segera dapat digunakan masyarakat dengan aman.
“Sudah saya perintahkan Seksi PMD Kecamatan ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera secepatnya memperbaiki. Dan hari ini kita lakukan percepatan perbaikan. Secara teknis saya minta segera, yang darurat agar bisa dimanfaatkan masyarakat dan aman,” pungkas Teguh dengan optimis.
Langkah cepat yang dilakukan pemerintah tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan dengan kualitas yang sesuai standar, sehingga dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas perekonomian warga Desa Ngablak.(Red)














