JagatSembilan.com | Bojonegoro – Ribuan jamaah memadati kawasan Makam Mbah Abu Dzarrin, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Bojonegoro, untuk mengikuti pengajian Mata Basah Nyambung Roso Nyadong Berkah yang digelar mulai Sabtu malam hingga Minggu pagi (11–12/7/2026). Demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, puluhan personel Banser Satkoryon Dander diterjunkan untuk membantu pengamanan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 23.30 WIB hingga 10.00 WIB itu menghadirkan penceramah KH. Anwar Zahid, Pengasuh Pondok Pesantren Sabilun Najah. Turut hadir pula Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah, Kepala Desa Ngumpakdalem Burhani beserta jajaran, KH. Na’imudin Dimyathi, KH. Saifurrohmah Dimyati, KH. Muhajir Khozin, KH. Masluchan, Agus Kholilurrahman, serta ribuan jamaah dari berbagai daerah.
Sebelum rangkaian pengajian dimulai, jamaah mengikuti pembacaan tahlil dan doa yang dipersembahkan untuk para Masyayikh Kendal serta ahli kubur yang hadir dalam kegiatan tersebut. Doa dipimpin langsung oleh KH. Syaifurohmah Dimyati selaku Pengasuh Majelis Ta’lim Babussa’adah atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mata Basah.
Majelis Ta’lim Babussa’adah (Mata Basah) sendiri merupakan wadah pengajian yang menaungi lebih dari dua ratus majelis taklim yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan pengajian rutin dilaksanakan secara bergiliran setiap bulan dengan pengasuhan langsung oleh KH. Syaifurohmah Dimyati, sehingga mampu menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan spiritual bagi masyarakat Nahdliyin di Bojonegoro.

Dalam pelaksanaan pengamanan, Banser Satkoryon Dander bersinergi dengan Polres Bojonegoro, Satlantas Polres Bojonegoro, Dinas Perhubungan Bojonegoro, Polsek Dander, Linmas Sumbertlaseh, Pejuang Wali Songo, dan Laskar Sabilillah Malowopati.
Personel Banser disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, pengamanan area parkir, hingga pengamanan di sekitar lokasi pengajian. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan jamaah sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta.
Kasatkoryon Banser Dander, Fatkhul Ulum, mengatakan bahwa keterlibatan Banser merupakan bentuk khidmah kepada ulama dan masyarakat dalam menjaga kelancaran kegiatan keagamaan yang dihadiri ribuan jamaah.
“Kami menerjunkan puluhan personel Banser untuk membantu pengamanan bersama unsur TNI-Polri dan instansi terkait. Fokus kami adalah memastikan arus lalu lintas tetap lancar, parkir tertib, serta seluruh jamaah dapat mengikuti pengajian dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Menurut Fatkhul Ulum, kegiatan Mata Basah Nyambung Roso Nyadong Berkah tidak hanya menjadi agenda keagamaan biasa, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah dan kecintaan kepada para ulama serta masyayikh yang telah berjasa dalam syiar Islam.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kami mengapresiasi sinergi semua pihak yang terlibat. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi sarana memperkuat persatuan umat sekaligus menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah yang diwariskan para ulama,” tambahnya.
Pengajian berlangsung khidmat hingga selesai. Ribuan jamaah tampak larut dalam suasana penuh haru saat mengikuti tahlil, doa, dan tausiyah. Sementara petugas gabungan tetap bersiaga hingga seluruh rangkaian acara berakhir dan jamaah meninggalkan lokasi dengan tertib.(Red)














