JagatSembilan.com | Bojonegoro – Ikhtiar kesembuhan tidak hanya dilakukan melalui pelayanan medis, tetapi juga dengan memperkuat aspek spiritual. Berangkat dari semangat tersebut, RS Muslimat NU Muna Anggita Bojonegoro menghadirkan layanan doa bagi pasien melalui pendampingan rohani yang dilakukan secara rutin.
Layanan ini dijalankan oleh Ustadz Sanusi, petugas pembimbing rohani Islam di RS Muslimat NU Muna Anggita. Setiap hari, ia berkeliling dari satu ruang rawat inap ke ruang lainnya untuk mendoakan pasien, memberikan motivasi spiritual, membimbing dzikir, serta mengajak pasien dan keluarga agar tetap optimistis dalam menjalani proses pengobatan.
Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada penyembuhan fisik, tetapi juga memberikan ketenangan batin kepada pasien selama menjalani perawatan.
Wakil Direktur RS Muslimat NU Muna Anggita, Nico Satriya, mengatakan bahwa rumah sakit memandang kesehatan sebagai sesuatu yang menyeluruh, meliputi aspek fisik, mental, dan spiritual.
“Kami ingin setiap pasien merasakan pelayanan yang utuh. Selain memperoleh penanganan medis dari dokter dan tenaga kesehatan, mereka juga mendapatkan pendampingan doa agar hati lebih tenang dan semakin kuat menjalani ikhtiar kesembuhan. Sebagai rumah sakit di bawah naungan Muslimat NU, nilai-nilai keislaman menjadi bagian yang kami hadirkan dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Nico. Selasa (14/07/2026).
Menurutnya, keberadaan pembimbing rohani di rumah sakit bukan sekadar memberikan doa, tetapi juga menjadi sahabat bagi pasien yang membutuhkan penguatan batin, terutama mereka yang sedang menghadapi penyakit berat maupun menjalani masa pemulihan.
Selain menghadirkan layanan pendampingan rohani, RS Muslimat NU Muna Anggita juga terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan. Rumah sakit yang menjadi kebanggaan masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya ini melayani pasien umum, BPJS Kesehatan, serta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan dengan mudah dan terjangkau.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan akses pelayanan, RS Muslimat NU Muna Anggita juga menyediakan layanan ambulans gratis untuk menjemput pasien yang akan menjalani rawat inap. Fasilitas ini dihadirkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transportasi medis menuju rumah sakit dengan aman dan nyaman.
Tidak hanya itu, rumah sakit juga terus melakukan pengembangan layanan dengan menghadirkan dokter-dokter spesialis sesuai kebutuhan masyarakat serta melengkapi fasilitas kesehatan melalui pengadaan peralatan medis yang semakin modern dan memadai. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus berobat ke luar daerah.
“Melalui Ustadz Sanusi yang setiap hari berkeliling ke ruang rawat inap, kami berharap pasien tidak merasa sendiri. Doa dan nasihat yang beliau sampaikan diharapkan mampu menghadirkan ketenangan, menumbuhkan semangat, serta memperkuat keyakinan bahwa setiap ikhtiar akan selalu diiringi pertolongan Allah SWT. Di sisi lain, kami juga terus meningkatkan kualitas layanan medis agar masyarakat semakin percaya kepada RS Muslimat NU Muna Anggita,” tambah Nico.
Menurut Nico, peningkatan kualitas pelayanan yang terus dilakukan mendapat respons positif dari masyarakat. Hal itu tercermin dari tren peningkatan jumlah pasien rawat inap dari waktu ke waktu, yang menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan RS Muslimat NU Muna Anggita.
Dengan mengintegrasikan pelayanan medis yang profesional, fasilitas kesehatan yang terus berkembang, serta pendampingan spiritual melalui layanan doa, RS Muslimat NU Muna Anggita terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna, humanis, dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan pasien.(Red)














