Banser Peduli, PW GP Ansor Jatim Salurkan Bantuan BUSER untuk Sahabat Bahroni Korban Kebakaran

Penyerahan bantuan Program BUSER PW GP Ansor Jawa Timur kepada Sahabat Bahroni, anggota Banser yang terdampak musibah kebakaran.
PW GP Ansor Jawa Timur melalui Program BUSER (Bantu Urusan Banser) menyerahkan bantuan kepada Sahabat Bahroni, anggota Banser yang menjadi korban kebakaran rumah, Rabu (15/7/2026).

JagatSembilan.com | Jember – PW GP Ansor Jawa Timur melalui Program BUSER (Bantu Urusan Banser) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada kader yang tertimpa musibah. Pada Rabu (15/7/2026) malam, bantuan disalurkan kepada Sahabat Komandan Bahroni, anggota Banser Ranting Jombang, PAC Jombang, Kabupaten Jember yang menjadi korban kebakaran rumah.

Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Faris, anggota Departemen Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Mensospema) PW GP Ansor Jawa Timur, dan diterima oleh Sahabat Bahroni yang masih tampak lelah akibat musibah yang dialaminya.

Faris menuturkan, Sahabat Bahroni merupakan sosok kader Banser yang selama ini mengabdikan dirinya untuk umat dan lembaga pendidikan pesantren. Setiap pagi hingga siang hari, ia mengabdikan diri sebagai tenaga kebersihan (office boy) di pondok pesantren. Sementara pada malam hari, ia bertugas sebagai petugas keamanan di madrasah yang berada di bawah naungan pondok pesantren tersebut.

“Sahabat Bahroni adalah teladan pengabdian. Di tengah keterbatasan yang dimiliki, ia tetap istiqamah melayani pesantren dan mengabdikan diri sebagai anggota Banser. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir ketika kader kita sedang mengalami musibah,” ujar Faris.

Sementara itu, Ketua Departemen Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat PW GP Ansor Jawa Timur, Rijal Mumazziq, mengatakan bahwa Program BUSER dihadirkan sebagai wujud nyata solidaritas dan gotong royong antar kader Ansor dan Banser di Jawa Timur.

“Program BUSER bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga memastikan bahwa tidak ada kader yang merasa sendirian ketika menghadapi ujian kehidupan. Ketika satu kader tertimpa musibah, seluruh keluarga besar Ansor dan Banser harus hadir membersamai dan menguatkan,” ungkap Rijal Mumazziq.

Ia menambahkan, pengabdian para kader Banser yang selama ini diberikan kepada masyarakat, pesantren, dan Nahdlatul Ulama patut mendapatkan perhatian bersama. Menurutnya, kepedulian kepada sesama kader merupakan bagian dari merawat semangat khidmah yang menjadi ruh perjuangan GP Ansor.

“Sahabat Bahroni telah mengabdikan tenaga dan waktunya untuk pesantren dan Banser. Bantuan ini mungkin tidak mampu menggantikan seluruh kerugian yang dialami, tetapi kami berharap dapat menjadi penguat bahwa perjuangan dan pengabdian beliau tidak pernah berjalan sendiri. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran, kekuatan, dan menggantinya dengan keberkahan yang lebih baik,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *