JagatSembilan.com | Bojonegoro – Banser Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Dander bersama Pagar Nusa (PN) Dander bersinergi mengawal Pengajian Rutin Muslimat dan Fatayat NU PAC Dander yang dihadiri ribuan jamaah di Masjid Raudhatul Jannah (Hj. Rukayyah), Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (7/8/2026).
Sinergi dua badan otonom Nahdlatul Ulama tersebut dilakukan untuk membantu memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pengamanan mencakup akses jalan, area lokasi kegiatan, hingga pengawalan masyayikh dan tamu yang hadir.
Kehadiran Banser dan Pagar Nusa menjadi bagian dari khidmah kepada jam’iyah NU sekaligus upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada jamaah yang mengikuti pengajian rutin bulanan tersebut.
Kasatkoryon Banser Dander, Fatkhul Ulum, mengatakan keterlibatan Banser dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari khidmah kepada NU dan masyarakat.
“Banser hadir untuk membantu memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Tugas kami bukan hanya pengamanan lokasi, tetapi juga membantu jamaah, mengatur akses jalan, serta mengawal para masyayikh dan tamu yang hadir,” ujar Fatkhul Ulum.
Menurutnya, kegiatan yang diikuti ribuan jamaah membutuhkan kesiapan dan koordinasi dari berbagai unsur. Karena itu, Banser tidak bekerja sendiri, melainkan bersinergi dengan Pagar Nusa serta unsur pengamanan lainnya.
“Kami tidak bekerja sendiri. Ada Pagar Nusa, pemerintah desa, Linmas dan unsur lainnya. Sinergi ini penting agar jamaah bisa mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman,” imbuhnya.
Banser dan Pagar Nusa Perkuat Sinergi
Sementara itu, Ketua Pagar Nusa Dander, Ji Mashun, mengatakan keterlibatan Pagar Nusa dalam pengamanan kegiatan merupakan bagian dari pengabdian kepada NU dan masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara Pagar Nusa dan Banser menjadi kekuatan penting dalam mendukung kelancaran kegiatan yang melibatkan ribuan jamaah.
“Pagar Nusa dan Banser sama-sama memiliki semangat khidmah. Dalam kegiatan seperti ini, kami saling bersinergi untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban. Yang paling penting adalah jamaah merasa aman, nyaman, dan kegiatan bisa berjalan dengan lancar,” kata Ji Mashun.
Ia menilai sinergi tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek pengamanan, tetapi juga menunjukkan kekompakan badan otonom NU dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Ini bagian dari kebersamaan keluarga besar NU. Banser dan Pagar Nusa memiliki tugas masing-masing, tetapi ketika ada kegiatan bersama, semuanya bisa saling mendukung. Semoga sinergi seperti ini terus terjaga dalam setiap kegiatan NU di Dander,” ujarnya.
Selain Banser dan Pagar Nusa, pengamanan kegiatan juga melibatkan unsur, diantaranya adalah Linmas Dander. IPNU-IPPNU Dander turut hadir dalam mendukung kegiatan tersebut.
Pengajian yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB itu turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya KH Agus Salim, Kepala Desa Dander Jupri beserta jajaran, K. Suprihadi, K. Agus Abdul Mujib, K. Jayus, Ketua PC Muslimat NU Bojonegoro Nyai Hj. Umi Zulaikah, Ketua Muslimat NU PAC Dander Hj. Umi Khulsum, Ketua Fatayat NU PAC Dander Leli Setyorini, jajaran pengurus NU Desa Dander.
Fatkhul Ulum menegaskan, Banser akan terus berupaya hadir dalam berbagai kegiatan NU maupun kegiatan sosial-keagamaan di wilayah Kecamatan Dander.
“Prinsip kami adalah khidmah. Selama kegiatan membutuhkan kehadiran Banser, kami siap membantu sesuai kemampuan dan tugas kami. Semoga keberadaan Banser dan sinergi dengan Pagar Nusa bisa memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat,” pungkasnya.
Pelaksanaan Pengajian Rutin Muslimat dan Fatayat NU PAC Dander berlangsung lancar, tertib, dan kondusif.
Sinergi Banser dan Pagar Nusa Dander dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran kekompakan badan otonom NU dalam memberikan pelayanan, menjaga ketertiban, serta mendukung kelancaran kegiatan keagamaan yang diikuti ribuan jamaah.(Red).














