JagatSembilan.com | Bojonegoro – Suasana penuh kebersamaan dan kemeriahan mewarnai peringatan Dies Natalis ke-44 SMA Negeri 1 Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Mengusung tema “Bergerak Bersama Raih Kejayaan”, peringatan tahun ini menjadi semakin istimewa karena sekaligus menjadi momentum peresmian Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Kalitidu (IKA SMANSAKABO). Selasa (18/08/2026)
Terbentuknya IKA SMANSAKABO menjadi babak baru bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Kalitidu. Para alumni lintas angkatan kini memiliki wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun jejaring, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan almamater.
Peringatan Dies Natalis ke-44 dirangkai dengan berbagai kegiatan, mulai dari apel, perlombaan siswa, potong tumpeng, hingga pengesahan kepengurusan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) IKA SMANSAKABO oleh Kepala SMA Negeri 1 Kalitidu, Ninis Aris Wibawati, S.Pd., M.Pd.
Hadir dalam momentum tersebut Ketua IKA SMANSAKABO drg. Sofan Solikin, jajaran pengurus, para alumni, guru, siswa, serta keluarga besar SMA Negeri 1 Kalitidu.
Peresmian IKA SMANSAKABO semakin bermakna dengan hadirnya Bapak Pramani dan Ibu Fadil sebagai perwakilan angkatan pertama SMA Negeri 1 Kalitidu yang sekaligus menjadi Pembina IKA SMANSAKABO.
Kehadiran perwakilan angkatan pertama tersebut menjadi simbol bahwa IKA SMANSAKABO merupakan rumah bersama bagi seluruh alumni lintas generasi, mulai dari angkatan pertama hingga generasi-generasi berikutnya.
Turut hadir pula Hari selaku Penasihat IKA SMANSAKABO, bersama jajaran pengurus dan alumni lainnya.
Sementara itu, dalam struktur organisasi IKA SMANSAKABO, Kepala SMA Negeri 1 Kalitidu secara melekat berkedudukan sebagai Pelindung IKA SMANSAKABO. Dengan demikian, Kepala SMA Negeri 1 Kalitidu saat ini, Ninis Aris Wibawati, S.Pd., M.Pd., sekaligus menjadi Pelindung IKA SMANSAKABO.
SK dan Stempel IKA Diserahkan kepada Ketua Alumni
Salah satu momentum penting dalam rangkaian Dies Natalis tersebut adalah prosesi pengesahan IKA SMANSAKABO.
Kepala SMA Negeri 1 Kalitidu menyerahkan SK kepengurusan beserta stempel organisasi IKA SMANSAKABO kepada Ketua IKA SMANSAKABO, drg. Sofan Solikin.
Penyerahan tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan IKA SMANSAKABO sebagai wadah alumni lintas angkatan yang diharapkan mampu menjadi mitra strategis sekolah.
Kebersamaan antara pelindung, pembina, penasihat, ketua, pengurus, serta alumni dari berbagai generasi juga menjadi gambaran nyata dari tema Dies Natalis ke-44, “Bergerak Bersama Raih Kejayaan.”
Potong Tumpeng dan Lomba Siswa Meriahkan Dies Natalis
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Salah satu momen yang menjadi perhatian adalah prosesi potong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang SMA Negeri 1 Kalitidu yang telah memasuki usia ke-44 tahun.
Kemeriahan semakin terasa saat seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu ulang tahun. Suara nyanyian dan kebersamaan para alumni, guru, siswa, serta keluarga besar sekolah membuat suasana perayaan semakin semarak.
Tidak hanya diisi dengan potong tumpeng dan nyanyi bersama, Dies Natalis juga diramaikan dengan berbagai perlombaan yang diikuti para siswa SMA Negeri 1 Kalitidu.
Dony, salah satu guru SMA Negeri 1 Kalitidu, mengatakan berbagai perlombaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk menambah kemeriahan Dies Natalis. Menurutnya, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap agenda yang digelar.
“Selain potong tumpeng dan nyanyi bersama, acara juga diisi dengan perlombaan siswa. Anak-anak sangat antusias untuk ikut memeriahkan agenda Dies Natalis ini,” ujar Dony.
Menurut Dony, keterlibatan siswa dalam berbagai kegiatan tersebut tidak hanya membuat suasana perayaan semakin meriah, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan kekompakan antarsiswa.
drg. Sofan: Di Era Bu Ninis, Alumni Dikumpulkan dan Difasilitasi
Ketua IKA SMANSAKABO, drg. Sofan Solikin, memberikan apresiasi kepada Kepala SMA Negeri 1 Kalitidu yang telah memberikan ruang dan memfasilitasi para alumni untuk membentuk wadah bersama.
“Ini keren. Di era Bu Ninis Aris, kami para alumni dikumpulkan dan difasilitasi untuk membentuk sebuah wadah. Ini menjadi sesuatu yang sangat berarti karena alumni akhirnya mempunyai ruang untuk kembali bersama dan berkontribusi kepada almamater,” ungkap drg. Sofan.
Menurutnya, Dies Natalis bukan sekadar momentum untuk memperingati bertambahnya usia sekolah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara alumni dan almamater.
“Dies Natalis ke-44 ini menjadi momentum untuk kita semua kembali mengingat perjalanan SMA Negeri 1 Kalitidu. Yang paling penting bukan hanya merayakan usia, tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan memberikan kontribusi untuk kemajuan almamater,” ujarnya.
Di hadapan para siswa, drg. Sofan juga membagikan pengalamannya ketika pernah menjadi bagian dari SMA Negeri 1 Kalitidu.
Meskipun dirinya hanya menempuh pendidikan selama satu tahun di sekolah tersebut, masa itu menjadi pengalaman yang sangat berkesan dalam perjalanan hidupnya.
“Kalian tepat berada di sekolah ini. Ini adalah tempat yang baik untuk bertumbuh dan berkembang. Saya pernah tiga tahun berada di salah satu SMA favorit pada zamannya, tetapi satu tahun berada di sini justru menjadi masa yang sangat spesial. Di sekolah ini saya mendapatkan ruang untuk berkembang dengan lebih baik dan sehat,” tutur drg. Sofan di hadapan para siswa.
Pengalaman tersebut pula yang membuatnya tetap memiliki kedekatan emosional dengan SMA Negeri 1 Kalitidu hingga sekarang.
Bahkan, drg. Sofan juga mempercayakan pendidikan kedua anaknya, Farel dan Victoria, di almamater yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya.
Saat drg. Sofan menyebut nama keduanya dan bertanya kepada para siswa apakah mereka mengenal Farel dan Victoria, para siswa pun spontan menjawab dengan kompak,
“Kenal!”
Jawaban tersebut sontak membuat suasana semakin cair dan penuh keakraban.
“Terima kasih. Karena itu, saya juga mempercayakan kedua anak saya untuk bersekolah di sini. Saya berharap kalian semua juga menggunakan kesempatan selama berada di SMA Negeri 1 Kalitidu untuk terus belajar, bertumbuh, berkembang, dan meraih prestasi,” lanjutnya.
Alumni Ingin Terus Berjalan Bersama Sekolah
drg. Sofan menegaskan bahwa terbentuknya IKA SMANSAKABO bukan sekadar untuk membentuk sebuah organisasi alumni, melainkan menjadi sarana agar para lulusan dapat kembali memberikan manfaat kepada sekolah.
“Kami dari Ikatan Alumni tentu ingin terus berjalan bersama sekolah. Semoga sinergi antara alumni, guru, siswa, dan seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Kalitidu semakin kuat. Dengan bergerak bersama, kita berharap almamater semakin maju dan mampu melahirkan generasi yang berprestasi serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, alumni dari berbagai latar belakang memiliki pengalaman, kemampuan, dan jejaring yang dapat disinergikan untuk mendukung kemajuan sekolah maupun generasi yang saat ini masih menempuh pendidikan.
Bu Ninis: Alumni Jangan Lupakan Adik-Adiknya
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kalitidu sekaligus Pelindung IKA SMANSAKABO, Ninis Aris Wibawati, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa semangat “Bergerak Bersama Raih Kejayaan” harus diwujudkan melalui kebersamaan seluruh unsur keluarga besar sekolah.
Setelah menyerahkan SK kepengurusan beserta stempel IKA SMANSAKABO, Ninis memberikan pesan khusus kepada para alumni agar wadah yang telah terbentuk tersebut tidak hanya menjadi tempat silaturahmi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata kepada almamater.
Ia mengingatkan agar para alumni selalu mengingat adik-adiknya yang saat ini masih berada di SMA Negeri 1 Kalitidu dan sedang berjuang meraih masa depan.
“Kita harus bergerak bersama untuk menuju kejayaan bersama. Kepada para alumni, jangan pernah melupakan adik-adiknya yang masih berjuang di sini. Alumni memang sudah menyelesaikan pendidikan di sekolah ini, tetapi tetaplah ingat dan hadir untuk adik-adiknya,” pesan Ninis.
Pesan tersebut menjadi harapan agar IKA SMANSAKABO mampu menjadi jembatan yang menghubungkan alumni lintas generasi dengan siswa yang saat ini masih menempuh pendidikan.
Alumni diharapkan dapat berbagi pengalaman, pengetahuan, jejaring, maupun bentuk kontribusi lainnya sehingga keberadaan IKA benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh almamater.
Menyatukan Generasi untuk Kejayaan Almamater
Kehadiran Bapak Pramani dan Ibu Fadil sebagai perwakilan angkatan pertama sekaligus Pembina IKA SMANSAKABO, serta Hari sebagai Penasihat, memberikan makna tersendiri dalam peresmian tersebut.
Bersama Kepala Sekolah sebagai Pelindung, drg. Sofan Solikin sebagai Ketua, jajaran pengurus, serta alumni lintas angkatan, keberadaan mereka menggambarkan sebuah kesinambungan antargenerasi dalam perjalanan SMA Negeri 1 Kalitidu.
Para alumni yang telah menyelesaikan pendidikan kembali hadir di tengah almamater, sementara generasi muda yang kini masih duduk di bangku sekolah sedang melanjutkan perjalanan dan perjuangan mereka.
Peresmian IKA SMANSAKABO dalam momentum Dies Natalis ke-44 pun menjadi lebih dari sekadar pengesahan sebuah organisasi. Momentum tersebut menjadi simbol bertemunya masa lalu, masa kini, dan masa depan SMA Negeri 1 Kalitidu.
Melalui tema “Bergerak Bersama Raih Kejayaan”, peringatan Dies Natalis ke-44 diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk terus memperkuat sinergi antara sekolah, guru, siswa, alumni, serta seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Kalitidu.
Dengan kebersamaan tersebut, IKA SMANSAKABO diharapkan tumbuh menjadi rumah besar alumni lintas angkatan sekaligus mitra sekolah dalam mendukung prestasi siswa, pengembangan pendidikan, serta kemajuan almamater di masa mendatang.(Red)













