JagatSembilan.com | Bojonegoro – Kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan ditunjukkan keluarga besar Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro dengan menginisiasi penggalangan dana secara mandiri. Donasi yang dihimpun dari karyawan dan karyawati Dinsos tersebut disalurkan dalam bentuk bantuan air bersih ke sejumlah desa yang mengalami krisis air.
Aksi sosial ini dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih di tengah musim kemarau. Bantuan disalurkan secara bertahap dengan menyasar sejumlah titik yang berdasarkan data Dinsos membutuhkan pasokan air.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo Hardiyanto, S.STP., M.M., mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepekaan sekaligus tanggung jawab moral aparatur pemerintah terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat.
“Kegiatan ini murni dari inisiatif teman-teman karyawan dan karyawati Dinsos Bojonegoro. Kami bergotong royong mengumpulkan donasi untuk disalurkan langsung ke desa-desa yang mengalami krisis air bersih. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan air sehari-hari bagi warga yang membutuhkan,” ujar Agus Susetyo Hardiyanto. Sabtu (26/9/2026).
Berdasarkan data Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap ke sejumlah wilayah. Jadwal dan lokasi distribusi bantuan meliputi:
Sabtu, 26 September 2026
- Dusun Tegaron, Dukuh Kalitengah, Desa Gamongan, Kecamatan Tambakrejo, sebanyak 2 tangki atau sekitar 10.000 liter air bersih.
Minggu, 27 September 2026
- Desa Sumur Agung, RT 1 dan RT 2, sebanyak 2 tangki atau sekitar 10.000 liter.
- Desa Bogangin, Kecamatan Sumberrejo, sebanyak 1 tangki atau sekitar 5.000 liter.
Selasa, 29 September 2026
- Desa Balongcabe sebanyak 1 tangki atau sekitar 8.000 liter.
- Desa Ngrandu sebanyak 1 tangki atau sekitar 8.000 liter.
- Desa Kendung sebanyak 1 tangki atau sekitar 8.000 liter.
- Desa Kesongo sebanyak 1 tangki atau sekitar 8.000 liter.
Dengan penyaluran yang dilakukan secara bertahap tersebut, ribuan liter air bersih telah dan akan terus didistribusikan ke sejumlah titik yang membutuhkan pasokan air.
Dinsos Bojonegoro berharap aksi sosial yang berasal dari inisiatif internal tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima bantuan. Selain itu, kepedulian tersebut diharapkan dapat mendorong semangat gotong royong dari berbagai pihak untuk membantu warga yang menghadapi kesulitan air bersih akibat kekeringan.(Red)














