JagatSembilan.com | Bojonegoro – Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PCNU Bojonegoro menggelar kegiatan Bahtsul Masail di Mushola Agung Pondok Pesantren Abu Dzarrin Kendal, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan peringatan Haul Masyayikh Pondok Pesantren Abu Dzarrin, yakni KH. Muhammad Dimyati Adnan ke ke-37, KH. Munir Adnan ke-24, Nyai Hj. Umi Nasihah Dimyati ke-11 dan Nyi Hj. Nurkholifah Munir ke-12. Bahtsul Masail ini menjadi bagian dari agenda rutin tahunan pondok pesantren menjelang pelaksanaan haul.
Kegiatan diikuti perwakilan PCNU Bojonegoro, jajaran LBMNU PCNU Bojonegoro, perwakilan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Bojonegoro, serta delegasi pondok pesantren dari wilayah Karesidenan Bojonegoro yang meliputi Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.
Hadir dalam kegiatan tersebut KH. Maimun Syafi’i selaku Rais Syuriyah PCNU Bojonegoro, KH. Hilmi Aljumadi selaku Katib Syuriyah PCNU Bojonegoro bersama sejumlah perwakilan pengurus PCNU lainnya.
Turut hadir Fathur Rozi selaku Ketua LBMNU PCNU Bojonegoro beserta jajaran pengurus, serta Ahmad Rifqi Azmi, Ketua Satgas Aswaja PCNU Bojonegoro yang mewakili pondok pesantren se-Karesidenan Bojonegoro.
Perwakilan Ponpes Abu Dzarrin sekaligus mewakili panitia dan dzuriyah pondok, Irfiq Murtadho, menyampaikan bahwa pelaksanaan Bahtsul Masail tahun ini melibatkan PCNU dan pondok pesantren se-Karesidenan Bojonegoro.
“Alhamdulillah, hari ini telah terlaksana Bahtsul Masail PCNU dan pondok-pondok se-Karesidenan Bojonegoro, meliputi Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan haul KH. Muhammad Dimyati Adnan dan KH. Munir Adnan dan lainnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Bahtsul Masail telah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun menjelang haul para masyayikh Ponpes Abu Dzarrin.
Menurutnya, pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan serupa beberapa kali diselenggarakan dalam format Bahtsul Masail Kubro. Namun, untuk pelaksanaan tahun ini, panitia mempertimbangkan sejumlah hal sehingga kegiatan dilaksanakan dalam lingkup PCNU dan pondok pesantren se-Karesidenan Bojonegoro.
“Untuk tahun ini, karena ada beberapa pertimbangan, akhirnya dilaksanakan Bahtsul Masail dalam lingkup PCNU dan pondok pesantren se-Karesidenan Bojonegoro,” jelas Gus Irfiq sapaan akrabnya.
Mewakili panitia lokal dan dzuriyah Ponpes Abu Dzarrin, Gus Irfiq juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada pengurus PCNU Bojonegoro, panitia pondok, serta seluruh delegasi MWCNU dan pondok pesantren dari Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan yang telah hadir.
“Kami mewakili segenap panitia lokal dan keluarga besar Pondok Pesantren Abu Dzarrin mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam acara Bahtsul Masail kali ini,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan kegiatan masih terdapat kekurangan.(Red).













