JagatSembilan.com | Bojonegoro – Jelang Pilkada, Bawaslu Bojonegoro hari ini Minggu (18/08/2024) luncurkan data pemetaan Kerawanan Pemilihan Umum (IKP) tahun 2024. Acara itu dilaksanakan di Hotel Eastern Jl. Veteran No. 299 Bojonegoro Jawa Timur.
Acara itu dihadiri oleh Handoko Sosro Hadi Wijoyo Ketua Bawaslu Bojonegoro beserta anggotanya, perwakilan partai politik dan juga stakeholder lainnya
Handoko Sosro Hadi Wijoyo Ketua Bawaslu Bojonegoro dalam keterangannya mengatakan, IKP atau Indeks Kerawanan Pemilu adalah instrumen deteksi dini dari potensi kerawanan di Indonesia yang hendak melangsungkan Pemilu atau Pilkada.
“Sehingga segala hal yang berpotensi mengganggu atau menghambat proses pemilu yang demokratis dapat diantisipasi, diminimalkan, dan dicegah,” kata Pak Handoko sapaan akrab dari Handoko Sosro Hadi Wijoyo.
Pak Handoko juga menambahkan, Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tahun 2024 ini memiliki tujuan pertama, melakukan pemetaan daerah kerawanan dalam pelaksanaan Pemilu 2024 di 28 Kecamatan dan 368 Desa/Kelurahan. Kedua, Menjadikan sebagai instrumen proyeksi dan deteksi dini dalam melakukan pencegahan kerawanan pemilu.
“Ketiga Menjadikan IKP sebagai instrumen dalam melakukan dasar program pencegahan dan pengawasan bagi Bawaslu Bojonegoro,” tambahnya.
Pak Handoko juga menambahkan, Sasaran informasi IKP adalah Penyelenggara Pemilu lain (KPU, DKPP); Pemerintah Pusat maupun Daerah; Lembaga Negara Non-Struktural (LNS); lembaga pemantau Pemilu; Partai Politik dan kandidat yang berkompetisi dalam Pemilu; kelompok-kelompok yang tertarik pada capaian Pemilu dan berkeinginan untuk mempengaruhi (seperti pusat-pusat penelitian dan lembaga-lembaga advokasi, Perguruan Tinggi); media dan pers; lembaga penegakan hukum (termasuk lembaga investigasi, penuntut, dan pengadilan); serta masyarakat sipil.













