Awali Khidmah di Awal Periode, Lazisnu Temayang Gelar Koordinasi dan Kirim Doa

Pengurus Lazisnu MWCNU Temayang saat koordinasi dan kirim doa di kantor MWCNU
Pengurus Lazisnu MWCNU Temayang menggelar koordinasi sekaligus kirim doa untuk keluarga donatur di Kantor MWCNU Temayang, Sabtu (2/5/2026).

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Mengawali masa khidmah periode 2025–2030, Lazisnu MWCNU Temayang langsung bergerak dengan menggelar agenda koordinasi sekaligus kirim doa untuk keluarga donatur, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor MWCNU Temayang ini menjadi penanda awal komitmen pengurus baru dalam memperkuat sinergi internal dan menjaga ikatan spiritual dengan para dermawan.

Ketua Pengurus Lazisnu MWCNU Temayang, Juwan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa agenda kirim doa ini merupakan wujud syukur sekaligus amanah perdana bagi kepengurusan baru. Ia menegaskan, keberhasilan berbagai program Lazisnu selama ini tidak lepas dari kepercayaan masyarakat.

“Alhamdulillah, ini adalah agenda kirim arwah pertama di periode 2025-2030. Kami ingin memastikan bahwa hubungan dengan donatur tidak hanya sebatas transaksi donasi, tapi juga sambung doa,” ujar Juwan di hadapan para pengurus yang hadir.

Selain memperkuat aspek spiritual, Lazisnu Temayang juga menunjukkan kinerja nyata melalui koordinasi distribusi zakat. Sepanjang Ramadhan hingga awal Mei, pengurus bersama jaringan ranting NU berhasil mentasarufkan 120 paket zakat fitrah.

Distribusi tersebut terwujud melalui koordinasi bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan M. Ali Muhtar dengan para tokoh agama di wilayah Kalimati, Glingsem, dan Sekonang. Sinergi ini memastikan bantuan dari Ranting NU se-Kecamatan Temayang tersalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik.

Gerakan sosial Lazisnu Temayang berlanjut pada bulan April melalui program NU Care Cerdas. Di bawah koordinasi Sahabat M. Shobirin, santunan pendidikan disalurkan kepada anak-anak yatim di Desa Ngujung sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan mereka.

Tak hanya fokus pada program eksternal, pengurus juga memperhatikan kesiapan internal. Sehari sebelum agenda doa bersama, dilakukan kerja bakti membersihkan Gedung MWC NU yang dikoordinatori oleh M. Nur Aziz Eko Aprianto pada 1 Mei.

“Semangat gotong royong ini menunjukkan bahwa pengurus periode ini siap bergerak cepat (gercep) untuk umat. Dari zakat, santunan yatim, hingga kebersihan markas kita sendiri, semuanya berjalan beriringan,” pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipandu oleh Sahabat M. Syaiful Amin. Dengan khusyuk, doa dipanjatkan untuk keluarga para donatur yang telah wafat, sekaligus memohon keberkahan bagi perjalanan Lazisnu Temayang ke depan.

 

Penulis: Nur Aziz Eko Aprianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *