JagatSembilan.com | Bojonegoro – Banser Husada (Basada) Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Bojonegoro melaksanakan screening kesehatan ketat dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) yang digelar oleh PAC GP Ansor Sumberrejo, Jumat (30/01/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di TPQ Roudotul Ulum, Desa Karangdowo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Tim Basada Satkorcab Bojonegoro yang bertugas dalam kegiatan ini dikoordinatori oleh M. Ali, bersama tiga anggota Banser Husada lainnya. Mereka melakukan pemeriksaan kesehatan awal terhadap seluruh peserta Diklatsar sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi fisik peserta dalam keadaan prima sebelum mengikuti rangkaian pelatihan.
Screening kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi fisik umum, serta pemantauan kesehatan peserta selama kegiatan berlangsung. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran dan keselamatan kegiatan kaderisasi GP Ansor yang dikenal memiliki materi fisik dan kedisiplinan tinggi.
Koordinator Basada Satkorcab Bojonegoro, M. Ali, menegaskan bahwa keterlibatan Banser Husada dalam setiap kegiatan kaderisasi merupakan bentuk tanggung jawab organisasi dalam aspek kemanusiaan dan kesehatan.
“Screening kesehatan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh peserta Diklatsar dalam kondisi sehat dan siap mengikuti kegiatan. Ini juga sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama pelatihan berlangsung,” ujar M. Ali.
Ia menambahkan, Banser Husada akan terus hadir dan bersinergi dalam setiap kegiatan GP Ansor dan Banser, khususnya yang melibatkan aktivitas fisik intensif. Menurutnya, kesiapan kesehatan peserta merupakan faktor penting dalam mencetak kader Ansor-Banser yang tangguh, disiplin, dan berdaya juang tinggi.
Dengan adanya pendampingan dari Banser Husada, pelaksanaan Diklatsar PAC GP Ansor Sumberrejo diharapkan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus mencerminkan komitmen GP Ansor dan Banser Bojonegoro dalam mengedepankan nilai kemanusiaan, keselamatan, dan profesionalisme dalam setiap kegiatan kaderisasi.














