JagatSembilan.com | Bojonegoro – Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro hari ini, laksanakan Bimbingan Teknis dan Pembinaan Peternak. Kegiatan itu dilakukan di Balai Desa Sumberagung Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Hadir dalam kegiatan itu ada Dra. Hj. Nurul Azizah, MM Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro, Drh. Catur Rahayu Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro beserta jajarannya, Kepala Desa se-Kecamatan Dander, 40 penerima bantuan domba kambing dari desa Sumberagung dan desa Ngumpakdalem.
Nampak hadir juga ada Yanuar Kriswanto Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Peternak Domba Kambing Bojonegoro.

Dra. Hj. Nurul Azizah Sekda Kabupaten Bojonegoro dalam sambutannya menyebutkan, program domba kesejahteraan sebagai solusi mengurangi kemiskinan.
Mbak Nurul sapaan akrabnya juga menambahkan, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bojonegoro saat ini sejumlah 153.250 jiwa. Menurutnya angka itu mulai tahun 2017 sampai tahun 2023 Bojonegoro memperoleh rangking 27 dari 38 kabupaten kota di Jawa Timur.
“Makanya Pak Pj mempunyai keinginan tahun 2024 menurunkan angka kemiskinan,” imbuhnya.
Perempuan asli Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro itu juga menambahkan, untuk program domba kesejahteraan adalah inovasi Pj Bupati Bojonegoro dan TAPD di akhir tahun 2023, dan diperbanyak pada APBD 2024. Pada APBD induk tahun 2024 ada 1000 pasang dengan jumlah domba 2000 ekor.
“Hal ini dilakukan untuk percepatan dalam rangka mengurangi angka kemiskinan itu, bahkan semua OPD juga dianjurkan untuk membuat program dalam rangka mengurangi angka kemiskinan,” tambahnya.
Pada kesempatan itu perempuan yang pernah meraih penghargaan sebagai camat terbaik se-Jawa Timur itu juga meminta OPD membuat terobosan.
“Jangan bekerja hanya normatif, kalau butuh terobosan lakukan saja, sepanjang dengan untuk mengurangi angka kemiskinan di Bojonegoro lakukan. Pekerjaan normatif itu ada pada saat normal, ini butuh cepat,” tegasnya.

Sementara itu Drh. Catur Rahayu Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro dalam laporannya menyebutkan, kegiatan Bimtek dan pembinaan peternak dilakukan di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Malo, Dander, Kepohbaru dan Kanor.
Drh. Catur Rahayu juga menyampaikan supaya peternak untuk ikut kelompok atau membentuk kelompok. Menurutnya dengan membentuk kelompok akan banyak manfaatnya, selain itu dengan kelompok nilai tawar juga ada.
Elfia Nuraini Kepala Bidang Ternak Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro dalam keterangannya menyebutkan, kita telah memberikan bantuan kepada 40 orang dari Desa Ngumpakdalem dan Sumberagung pada akhir tahun 2023. Menurutnya, masing-masing desa mendapatkan satu pasang domba yang sudah bunting atau siap bunting.
“Alhamdulillah Kecamatan Dander untuk desa Ngumpakdalem 11 ekor beranak 18 ekor, dan untuk desa Sumberagung 3 ekor beranak 4 ekor,” kata Bu Elfia.

Sementara itu Mujianto Camat Dander dalam sambutannya berterima kasih kepada Hj. Nurul Azizah. Pada kesempatan itu dirinya mewakili Kepala Desa yang ada juga menyampaikan aspirasi, supaya 16 desa yang ada di Kecamatan Dander mendapatkan bantuan domba kesejahteraan semua.
Pada kegiatan itu juga ada sesi tanya jawab seputar perawatan domba. Banyak pertanyaan dijawab dengan baik oleh Dokter atau petugas yang dari Dinas Peternakan dan Perikanan.














