Bertema “Pengembangan Potensi Geopark Lokal untuk Pemberdayaan Masyarakat” KKN-TK Kelompok 18 Unigoro Resmi Dibuka

Pembukaan KKN-TK di Balai Desa Sendangharjo Bersama Perangkat Desa

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Program Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaborasi (KKN-TK) kelompok 18 resmi dibuka di Balai Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, dengan mengusung tema “Pengembangan Potensi Geopark Lokal untuk Pemberdayaan Masyarakat”. Senin (14/07/2025).

Acara pembukaan yang berlangsung pada Senin malam ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, perwakilan kecamatan Ngasem, dosen pembimbing lapangan, serta puluhan mahasiswa peserta KKN-TK dari berbagai program studi. Kehadiran mereka disambut dengan penuh antusias oleh kepala desa dan warga desa yang berharap kegiatan ini mampu memberi dampak positif terhadap pengembangan potensi lokal, khususnya dalam bidang pariwisata berbasis GEOPARK.

Kepala Desa Sendangharjo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya desanya sebagai lokasi pelaksanaan KKN-TK. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat dalam menggali serta mengembangkan kekayaan alam dan budaya yang dimiliki desa, utamanya potensi batuan alam dan lanskap geologis yang khas.

“Desa kami memiliki banyak potensi yang selama ini yang bisa dimaksimalkan. Dengan adanya KKN-TK bertema geopark ini, kami berharap ada kontribusi nyata dari mahasiswa dalam memetakan potensi tersebut dan mengedukasi masyarakat,” ujar bapak kepala Desa Sendangharjo.

Pertemuan Dengan Kepala Desa Kelompok KKN-TK 18

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menekankan bahwa kegiatan KKN-TK kali ini tidak hanya bertujuan untuk mendampingi masyarakat, namun juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari realitas sosial dan alam sekitar. “Tema geopark kami angkat karena Sendangharjo memiliki elemen-elemen geowisata yang dapat dikembangkan sebagai destinasi edukatif dan ekonomis ke depan,” jelasnya.

Selama satu bulan ke depan, para mahasiswa KKN-TK akan melaksanakan berbagai program kerja, di antaranya pemetaan lokasi di Kayangan Api berpotensi geosite, edukasi lingkungan, penyuluhan sadar wisata kepada masyarakat, serta pembuatan media promosi digital yang mendukung pengembangan geopark lokal.

Acara pembukaan ditutup dengan penyerahan secara simbolis identitas peserta KKN kepada pemerintah desa, serta sesi ramah tamah antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Suasana hangat dan penuh semangat menandai awal dari kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dalam membangun desa berbasis potensi geopark.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *