JagatSembilan.com | Bojonegoro – Hj. Nurul Azizah Sekretaris Daerah Sekda Kabupaten Bojonegoro bersama Pertamina Patraniaga gelar sidak Pangkalan LPG hari ini, Senin, (20/05/2024). Hal itu menyusul adanya kenaikan kebutuhan LPG yang ada di kabupaten Bojonegoro belakangan ini.
Sidak dilakukan di pangkalan LPG di PT. Purnama Kero Utama desa Kalianyar Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Selain Sekda dan pihak Pertamina Patraniaga juga ada dari Dinas Perdagangan, Bagian Perekonomian, Polres Bojonegoro serta Kodim 0813 Bojonegoro.

Fajar Wasis perwakilan Pertamina Patraniaga dalam keterangannya mengatakan, memang ada kenaikan kebutuhan yang ada di Bojonegoro. Menurutnya hal itu diantaranya karena adanya kebutuhan petani yang menggunakan LPG untuk memompa air untuk sawah.
Selain itu, juga karena Bojonegoro saat ini adalah musim hajatan ditambah adanya budaya kupatan yang itu membutuhkan LPG yang sangat meningkat
“Karena kebutuhan yang meningkat secara berbarengan membuat masyarakat berusaha mengamankan stok LPGnya. Sehingga memunculkan fenomena panic buying membeli dalam jumlah yg tidak biasa dan secara bersamaan,” terang Mas Fajar sapaan akrabnya.
Mas Fajar menghimbau masyakarat agar tidak panik, stok dalam kondisi aman dan diharapkan membeli sesuai dengan kebutuhan. Serta membeli di pangkalan resmi pertamina agar tepat harga dan tepat sasaran.
“Untuk sektor yang tidak berhak mendapatkan LPG 3 Kg seperti Hotel, Restosan, Cafe, Loundry, Pertanakan dll dapat membeli LPG Bright Gas,” tambahnya.

Sementara itu Hj. Nurul Azizah Sekda Kabupaten Bojonegoro dalam keterangannya mengatakan kuota tahun 2023 untuk LPG 3 kg sebanyak 40.340 MT.
“Dan untuk tahun 2024 sebanyak 40.870 MT, sehingga ada kenaikan 530 MT,” terang perempuan ramah asal Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro itu.
Perempuan yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai camat terbaik se Jawa Timur itu juga menambahkan, tahun 2024 direncanakan mengajukan penambahan sebanyak 800 MT.
“Sehingga bisa menjadi solusi tidak ada kelangkaan LPG di Kabupaten Bojonegoro,” harapnya.













