JagatSembilan.com | Madiun – Kontingen Pramuka Al-Rosyid Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Penegak Kreasi ke-15 yang digelar di Universitas PGRI Madiun (Unipma), Jawa Timur, pada 24–25 Oktober 2026. Dalam kompetisi tersebut, Al-Rosyid berhasil membawa pulang sembilan prestasi, termasuk dua gelar juara umum dengan piala bergilir.
Dua gelar juara umum yang diraih menjadi pencapaian istimewa bagi kontingen Al-Rosyid. Prestasi tersebut meliputi Juara Umum Piala Bergilir Racana Pangeran Timur Retno Djumillah dan Juara Umum Piala Bergilir Racana Retno Djumillah.
Keberhasilan itu sekaligus menunjukkan kemampuan para anggota Pramuka Al-Rosyid dalam berkompetisi di berbagai cabang perlombaan, baik kategori putra maupun putri.
Selain dua gelar juara umum, kontingen Al-Rosyid juga meraih sejumlah penghargaan dari berbagai cabang lomba. Di antaranya Sangga Terbaik I Putri, Juara I Yel Gedruk Putri, serta Juara I Transfer Berita Pendek Putri.
Prestasi lainnya diraih pada cabang Transfer Berita Pendek Putra dengan Juara III, Pionering Putra dengan Juara III, Harapan I Lomba Peraturan Baris-Berbaris (LPBB) Putra, serta Harapan III Pionering Putri.
Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras para peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Berbagai prestasi yang diraih juga mencerminkan pentingnya kerja sama tim, kedisiplinan, kreativitas, dan keterampilan kepramukaan.
Pembimbing Pramuka Al-Rosyid, Ustadz Sulkhan, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian perlombaan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
Menurutnya, keberhasilan meraih dua gelar juara umum dan sejumlah penghargaan lainnya merupakan hasil dari proses latihan, kekompakan, serta kesungguhan para anggota dalam mempersiapkan diri.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi yang diraih anak-anak dalam Lomba Penegak Kreasi ke-15 di Unipma Madiun. Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, kekompakan, dan semangat mereka selama menjalani persiapan hingga mengikuti perlombaan,” kata Ustadz Sulkhan.
Ia juga berharap prestasi tersebut tidak membuat para peserta cepat berpuas diri. Sebaliknya, pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan menjaga semangat berorganisasi melalui kegiatan kepramukaan.
“Prestasi ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan langkah untuk terus berkembang. Kami berharap anak-anak tetap rendah hati, menjaga kekompakan, serta menjadikan nilai-nilai kepramukaan sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Keberhasilan di Lomba Penegak Kreasi XV ini menjadi catatan membanggakan bagi keluarga besar Al-Rosyid. Raihan sembilan prestasi, termasuk dua gelar juara umum, diharapkan semakin memacu semangat para anggota untuk mengembangkan potensi, mengasah keterampilan, dan mengukir prestasi pada kompetisi berikutnya.(Red)













