Bulog Bojonegoro Tegaskan Pembelian Gabah Sesuai HPP Rp6.500 per Kg

Kepala Perum Bulog Cabang Bojonegoro Umar Said di kantor Bulog Bojonegoro
Kepala Perum Bulog Cabang Bojonegoro, Umar Said, menegaskan pembelian gabah petani dilakukan sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram.

JagatSembilan.com | Bojonegoro — Kepala Perum Bulog Cabang Bojonegoro, Umar Said, menegaskan bahwa pembelian gabah petani oleh Bulog tetap dilakukan sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram di pinggir sawah atau dalam kondisi siap angkut.

Pernyataan tersebut disampaikan Umar Said kepada JagatSembilan.com pada Kamis (12/03/2026), menanggapi adanya pemberitaan terkait dugaan pembelian gabah petani di bawah HPP.

Ia menjelaskan bahwa pembelian gabah oleh Bulog dilakukan melalui Tim Jemput Pangan (TJP) maupun Mitra Pengadaan Pangan (MPP). Dalam skema tersebut, harga Rp6.500 per kilogram berlaku untuk gabah di pinggir sawah atau sudah siap diangkut.

“Pembelian BULOG melalui Tim Jemput Pangan (TJP) atau Mitra Pengadaan Pangan (MPP) BULOG dilakukan sesuai HPP sebesar Rp6.500 di pinggir sawah/siap angkut. Sehingga terhadap biaya panen dan penyewaan alat combi merupakan biaya di luar HPP,” jelas Umar Said.

Ia menambahkan, untuk pengangkutan gabah dari sawah menuju pabrik pengolahan, Bulog juga telah menetapkan ketentuan biaya angkutan dengan plafon maksimal Rp200 per kilogram. Biaya tersebut dibayarkan kepada mitra angkutan Bulog.

Selain itu, Bulog Bojonegoro terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan harga gabah di tingkat petani tetap sesuai ketentuan pemerintah.

“BULOG terus berkoordinasi aktif dengan Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan maupun PPL dan Babinsa di semua wilayah, dimana apabila terdapat harga gabah di bawah HPP, tim BULOG siap jemput bola melakukan pembelian langsung ke petani,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bulog Bojonegoro juga memberikan nomor yang bisa dihubungi jika terdapat pembelian yang tidak sesuai HPP. Berikut nomornya 0813-3434-8020.

Dengan langkah tersebut, Bulog berharap stabilitas harga gabah di tingkat petani tetap terjaga serta mampu memberikan perlindungan harga sesuai kebijakan pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *