Dari Gayam Membangun Usaha Sound System, Kisah Khoirul Muhsinin Kader Ansor Jatim

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Di tengah hiruk pikuk acara hajatan, konser musik, hingga kegiatan keagamaan, suara yang jernih dan lantang dari sound system sering kali menjadi penentu suksesnya sebuah acara. Di balik itu, ada sosok Khoirul Muhsinin, pria asal Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, yang menekuni bisnis sound system sejak belia.

Khoirul Muhsinin, yang kini dipercaya sebagai Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jawa Timur, dikenal sebagai kader muda yang ulet. Ia memulai usahanya dengan modal terbatas, hanya berbekal beberapa perangkat pengeras suara sederhana. “Dulu saya hanya bermodal alat rakitan sendiri seadanya untuk menerima job. Dari situ, sedikit demi sedikit saya kumpulkan hasilnya untuk membeli peralatan yang seperti saat ini,” ceritanya pada jagatsembilan.com Kamis (28/08/2025).

Semangat pantang menyerah membuat usahanya berkembang pesat. Kini, peralatan sound system yang ia miliki kian lengkap, mulai dari speaker besar, mixer digital, hingga perlengkapan lighting. Ia kerap dipercaya menangani berbagai acara besar di Bojonegoro dan daerah sekitarnya.

Menurutnya, usaha ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga bentuk pengabdian. “Bagi saya, usaha ini juga sarana khidmat. Sering kali saya ikut mensupport acara keagamaan maupun kegiatan Ansor dan NU dengan fasilitas sound system yang saya punya,” ujar Muhsinin.

Selain dikenal sebagai pengusaha, Khoirul Muhsinin juga aktif mendampingi kader-kader muda Ansor di Jawa Timur. Ia percaya, kemandirian ekonomi penting dimiliki oleh setiap kader organisasi agar dapat berjuang tanpa bergantung pada orang lain.

“Ansor butuh kader-kader yang siap, bukan hanya secara ideologi, tapi juga mandiri dalam ekonomi. Itulah mengapa saya ingin pengalaman usaha ini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman,” tambahnya.

Bagi Muhsinin, membangun usaha sound system dari nol hingga dipercaya banyak pihak adalah perjalanan penuh pelajaran. Ia berharap kisahnya bisa menjadi penyemangat bagi generasi muda, khususnya di lingkungan NU dan Ansor, untuk tidak ragu memulai usaha meski dari kecil.

Dari rumah sederhananya di Gayam, suara sound system yang ia rawat kini tak hanya menggema di Bojonegoro, tapi juga menjadi simbol perjuangan seorang kader Ansor yang berusaha mandiri dan bermanfaat untuk umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *