JagatSembilan.com | Bojonegoro — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bojonegoro menggelar Pengukuhan Lembaga yang dirangkai dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I pada Minggu (25/01/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro.
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya KH. Syaifurrohmah Dimyati selaku Wakil Rois Syuriah PCNU Bojonegoro, Drs. H. Syaifudin Idris Wakil Ketua PCNU Bojonegoro, Abdulloh Umar Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto Sekretaris Daerah Bojonegoro yang mewakili Bupati Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi Kapolres Bojonegoro, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, serta perwakilan Kodim 0813 Bojonegoro.
Turut hadir pula Fauzan Fuadi Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim sekaligus Ketua DPC PKB Bojonegoro, KH. Sochib Soim Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah sekaligus Dewan Penasihat GP Ansor Bojonegoro, Muhammad Yunus Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jawa Timur, perwakilan Banom NU tingkat cabang, serta jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kabupaten Bojonegoro.

Ketua PC GP Ansor Bojonegoro, Mochamad Nurwahyudi, dalam sambutannya mengajak seluruh kader untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi. Ia menegaskan bahwa pendidikan di GP Ansor tidak hanya terbatas pada aspek keagamaan, tetapi juga mencakup pendidikan ketahanan nasional, penguatan ideologi negara, serta pengembangan ekonomi.
“GP Ansor memberikan pendidikan ketahanan nasional, pendidikan ideologi, hingga pendidikan ekonomi. Semua itu diberikan melalui proses pelatihan dan diklat yang terus berjalan,” ujar Nurwahyudi.
Ia juga berpesan kepada seluruh Ketua PAC dan jajaran pengurus cabang agar tetap istiqamah dan tidak mudah menyerah. Menurutnya, tantangan yang dihadapi kader Ansor saat ini relatif lebih ringan dibandingkan perjuangan para muassis terdahulu.
“Jangan sampai kemudahan yang ada justru membuat kita lengah dan terjerumus pada hal-hal yang tidak semestinya. Tetap waspada dan selalu berada dalam satu komando. Siap sahabat-sahabat?” tanyanya, yang disambut serempak dengan jawaban “Siap!” dari para peserta.
Sementara itu, perwakilan PW GP Ansor Jawa Timur, Muhammad Yunus, menegaskan bahwa tugas utama GP Ansor di semua tingkatan adalah melakukan kaderisasi di berbagai bidang. Menurutnya, hasil kaderisasi harus diimplementasikan secara nyata melalui berbagai sektor, termasuk ekonomi dan pertanian, baik melalui jalur formal, informal, maupun nonformal.
“Pasca PKD, Diklatsar Banser, dan Dirosah Ula, aktivitas Ansor tidak boleh berhenti pada rutinitas spiritual semata, tetapi juga harus mendorong sahabat-sahabat untuk berkembang di berbagai bidang lainnya,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Ketua PC GP Ansor Bojonegoro telah aktif menjalin audiensi dan silaturahmi dengan sejumlah instansi dan dinas terkait. Langkah tersebut, kata dia, bukan semata untuk kepentingan pengurus cabang, melainkan demi membuka peluang yang lebih luas bagi kader hingga tingkat ranting.
“Tinggal bagaimana sahabat-sahabat mampu memanfaatkan peluang dan potensi yang ada sebaik mungkin ke depan,” pungkasnya.
Melalui Muskercab I ini, PC GP Ansor Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menyusun arah kerja yang lebih terukur dan berkelanjutan. Diharapkan, hasil musyawarah ini mampu melahirkan program-program strategis yang berdampak langsung bagi kader, organisasi, dan masyarakat luas di Kabupaten Bojonegoro.














