Dorong Kemandirian Ekonomi, Expo dan Pasar Murah Al-Rosyid Nanti Malam Dibuka

Suasana stand UMKM dan panggung Expo Pasar Murah Pondok Pesantren Al-Rosyid 2026 di Bojonegoro.
Ilustrasi Suasana meriah area stand pameran dalam perhelatan Expo dan Pasar Murah Pondok Pesantren Al-Rosyid tahun 2026 yang berlangsung selama enam hari. (By AI)

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pondok Pesantren Al-Rosyid kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui agenda tahunan Expo dan Pasar Murah yang dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 dan dibuka nanti malam, Sabtu (20/06/2026)p. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas santri, tetapi juga menjadi pusat transaksi ekonomi yang terbuka luas bagi masyarakat umum.

Kawasan Expo tahun ini telah disiapkan untuk menampung puluhan stand yang akan diisi oleh beragam pelaku usaha. Masyarakat nantinya dapat berbelanja mulai dari produk fashion terkini, aneka kuliner lezat, mainan anak-anak, hingga otomotif dengan harga yang kompetitif.

Berdasarkan denah yang dirilis panitia, terdapat total 94 stand yang disiapkan untuk mengakomodasi para pedagang dan pelaku UMKM dalam menjajakan produk unggulan mereka.

Selama enam hari pelaksanaan, pasar murah ini dirancang khusus untuk mempermudah masyarakat mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Langkah ini merupakan bentuk nyata kontribusi pesantren dalam menjaga stabilitas daya beli warga sekitar di tengah dinamika harga pasar saat ini.

Ketua Panitia Kegiatan, Totok Harianto, mengungkapkan bahwa fokus utama tahun ini adalah menciptakan ekosistem di mana kemeriahan acara dapat berbanding lurus dengan manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat dan pelaku usaha kecil.

“Tujuan kami bukan sekadar menyemarakkan acara, tapi bagaimana Expo dan Pasar Murah ini bisa menggerakkan ekonomi lokal. Dengan hadirnya berbagai jenis stand mulai dari kuliner hingga otomotif, kami ingin masyarakat tidak hanya datang untuk hiburan, tetapi pulang dengan membawa manfaat nyata, terutama melalui akses harga kebutuhan yang lebih terjangkau di pasar murah yang kami sediakan,” ujar Totok Harianto.

Selain aspek ekonomi, rangkaian acara tahun ini menyajikan kombinasi antara edukasi, seni, dan spiritualitas. Acara akan dibuka pada Sabtu (20/6/2026) dengan arak-arakan drumband, pemotongan pita, dan penampilan santri. Kegiatan kemudian berlanjut pada Ahad (21/6/2026) dengan Khotmil Qur’an, Wisuda Tahfidzul Qur’an, dan Takhtimul Qur’an yang terbuka untuk umum.

Memasuki hari ketiga, Senin (22/6/2026), suasana akan dihangatkan dengan hiburan bersama Ning Alfi dan Group. Kreativitas santri akan menjadi sorotan pada Selasa (23/6/2026) dalam Panggung Gembira. Sementara itu, pada Rabu (24/6/2026), gelaran Lomba Hadrah Emak-Emak se-Karisidenan Bojonegoro diharapkan mampu menarik antusiasme tinggi dari komunitas lokal.

Seluruh rangkaian acara akan ditutup dengan khidmat pada Kamis (25/6/2026) melalui Pengajian Umum dan Sholawat yang menghadirkan KH Sholihin Yusuf dari Surabaya, serta penampilan Hadrah Sayyidul Kaunain feat Al-Ikhwan Junior.

“Semua kegiatan ini kami gelar secara gratis tanpa tiket masuk. Kami mengundang seluruh warga Bojonegoro dan sekitarnya untuk hadir, meramaikan, dan memanfaatkan momentum pasar murah ini bersama kami,” tutup Totok.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *