Faruq dan Rohman Petani Millenial Eks Tambang Freeport & ExxonMobil yang Mencuri Perhatian Berkat Terong Raksasa

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Kisah inspiratif datang dari Faruq dan Rohman, petani millenial asal Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Mantan karyawan tambang dan proyek migas ini kini sukses membudidayakan Terong Dewo (Gede Dowo) varietas terong berukuran jumbo dan panen setiap lima hari sekali.

Sebelum terjun ke dunia pertanian, Faruq & Rohman adalah karyawan di tambang Freeport dan sempat bekerja di proyek Oil & Gas milik ExxonMobil Ltd. Namun, ia memutuskan resign dari zona nyamannya untuk mengabdi pada sektor pangan dengan menjadi petani. Kini, ia menjadi anggota aktif Kelompok Tani Kabel Wahid Farm.

Faruq lagi memanen Terong Dewo

“Permintaan pasar sangat tinggi. Kadang belum saatnya panen, sudah dipanen duluan karena kebutuhan pasar,” tutur Rohman, Kamis (17/07/2025).

Terong yang ditanam Kelompok ini memang tidak biasa. Ukurannya jauh lebih besar dari terong pada umumnya, bahkan melebihi lengan orang dewasa. Selain ukurannya yang besar, daya tahan tanaman ini cukup lama, bisa bertahan hingga setahun lebih dengan hasil panen yang stabil.

Faruq dan Rohman menggarap lahan pertanian Milik Sendiri serta Milik Anggota Kabel Wahid Farm Lainnya dan menjadikannya laboratorium produktif. Lewat pendekatan modern dan berbekal disiplin kerja yang dibawanya dari pengalaman industri tambang dan migas, Faruq membuktikan bahwa pertanian bisa menjadi sektor yang menjanjikan, bahkan bagi generasi muda sekalipun.

Langkah Faruq dan Rohman beserta Anggota menjadi inspirasi bagi banyak anak muda, terutama mereka yang ingin kembali ke desa dan membangun kemandirian ekonomi dari sektor pertanian serta menjadi keputusan yang membanggakan dan berdampak luas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *