JagatSembilan.com | Bojonegoro – PC Fatayat NU Bojonegoro melalui Bidang Ekonomi dan Koperasi Lembaga YASMIN menggelar Workshop Keterampilan dan Kewirausahaan Perempuan pada Sabtu, (11 /07/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Aula Hasyim Asy’ari UNUGIRI Bojonegoro.
Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Kreativitas dan Kemandirian Kader Fatayat” ini menjadi bagian dari upaya organisasi dalam meningkatkan kapasitas kader, khususnya di bidang keterampilan dan kewirausahaan agar mampu mandiri secara ekonomi.
Workshop menghadirkan dua agenda utama. Pertama, Pelatihan Batik Khayangan Api, yang memberikan bekal keterampilan membatik sebagai salah satu potensi budaya dan ekonomi kreatif khas Bojonegoro. Kedua, Business Talk bertajuk “Mengapa Muslimah Harus Berwirausaha?” yang akan disampaikan oleh Ketua Anggota Bidang Ekonomi dan Koperasi PC Fatayat NU Bojonegoro, Sahabat Miftakhul Jannah, S.Pd.I, yang juga merupakan owner 89 Bakery & Food.
Ketua PC Fatayat NU Bojonegoro, Rutin Winarsih, mengatakan bahwa workshop ini dirancang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun semangat kader agar memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.
“Fatayat NU ingin melahirkan kader-kader perempuan yang kreatif, produktif, dan mandiri secara ekonomi. Melalui pelatihan ini kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memiliki keberanian untuk memulai usaha sesuai potensi yang dimiliki,” ujar Rutin Winarsih.
Ia menambahkan, penguatan ekonomi perempuan merupakan salah satu ikhtiar Fatayat NU dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat peran perempuan di tengah masyarakat.
“Ketika perempuan memiliki keterampilan dan jiwa wirausaha, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan dirinya sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitarnya. Karena itu, Fatayat NU akan terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui workshop tersebut, peserta diharapkan mampu menambah keterampilan, membangun kemandirian, sekaligus menumbuhkan semangat berwirausaha sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.(Red)














