Jagatsembilan.com | Bojonegoro – Sejumlah warga Di desa Banjaranyar Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro mengaku kecewa lantaran namanya di coret dari daftar penerima bantuan listrik gratis dari Dinas perumahan Kawasan dan Cipta karya Bojonegoro. Rabu (08/05/2024)
I.N salah satu warga yang namanya di coret mengaku kecewa lantaran tidak ada pemberitahuan dari pihak desa maupun dari dinas terkait.
“Kok tidak ada pemberitahuan kalau nama saya di coret, Saya butuh penjelasan, dari desa pun kita tidak diberi tahu, setelah saya konfirmasi ke pihak desa baru dapat kejelasan, katanya rumah saya tidak layak untuk menerima bantuan,” terang warga yang enggan di sebut namanya
Sementara I.S warga desa setempat yang namanya juga di coret dari daftar penerima bantuan listrik gratis juga mengaku sangat kecewa, pasalnya namanya tercatat sebagai penerima subsidi listrik namun tetap di coret.
“Kalau memang dialihkan, dialihkan kemana 8 nama yang di coret itu, kita butuh kejelasan, sedangkan kita bangun rumah itu nyicil sedikit demi sedikit,” terang I.S.
Suryaningsih, Kades Banjaranyar saat di temui awak media menjelaskan penerima bantuan listrik gratis itu tidak ada campur tangan pihak desa.
“Kita pihak desa itu hanya dimintai data dari dinas terkait, soal di coret atau tidak itu murni dari sana, untuk waktu dan tanggal pemasangan pun kita tidak di beri tahu” terang Bu Kades Saat di temui di kantornya.
Sementara itu menurut Maslikan kepala dusun setempat yang turut serta dalam pemasangan instalasi listrik menjelaskan pencoretan nama-nama penerima itu di alihkan kepada yang lebih membutuhkan.
“Untuk beberapa warga yang namanya di coret dan di alihkan itu ada yang masih satu Kartu Keluarga (KK) dengan keluarga yang sudah mempunyai listrik, untuk kriteria yang mendapatkan bantuan listrik gratis itu bagaimana ya pihak dinas yang menentukan “terangnya
Masih menurut Maslikan, 80% penerima bantuan listrik gratis adalah penerima bantuan program bedah rumah dari pemerintah.
Saat awak media mencoba menggali informasi lebih lanjut dari Dinas perumahan Kawasan dan Cipta karya, sayangnya tidak membuahkan hasil, menurut keterangan dari dari salah satu pegawai di kantor, pegawai yang membidangi tidak ada di tempat.













