Siswa MIN 1 Jombang Turun Tangan Jaga Kebersihan Arena Muktamar NU

Siswa MIN 1 Jombang mengikuti Gema Sajadah di arena Muktamar NU
Siswa MIN 1 Jombang bersama guru pendamping berpartisipasi dalam Gema Sajadah dengan memilah sampah di sekitar arena Muktamar NU ke-35.

JagatSembilan.com | Jombang – Semangat menyukseskan Muktamar NU ke-35 di Jombang tidak hanya datang dari panitia dan masyarakat umum. Para siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Jombang turut ambil bagian dengan terjun langsung menjaga kebersihan lingkungan di sekitar arena Muktamar.

Keterlibatan tersebut dilakukan melalui kegiatan Gema Sajadah Kementerian Agama (Kemenag) Jombang, yang sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan Muktamar.

Koordinator Adiwiyata MIN 1 Jombang, Nurul Husna pada JagatSembilan.com, mengatakan pihaknya menerjunkan siswa bersama guru pendamping untuk membantu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam menjaga kebersihan di kawasan Muktamar.

“Kita berpartisipasi untuk ikut dalam kegiatan Gema Sajadah Kemenag Jombang, membantu pihak DLH dalam kebersihan,” ujar Nurul Husna saat ditemui di arena Muktamar. Jumat (28/08/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya bersama untuk menyukseskan pelaksanaan Muktamar NU ke-35.

“Biar lingkungannya juga bersih, kita peduli lingkungan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 25 siswa dan lima guru pendamping dilibatkan setiap hari. Para siswa dibagi menjadi dua shift, yakni shift pagi dan shift siang hingga malam.

Shift pagi bertugas mulai pukul 09.00 hingga sekitar pukul 13.00. Sementara shift berikutnya bertugas pada sore hari hingga sekitar pukul 21.00.

Para siswa kemudian dibagi ke dalam lima pos. Mereka menyisir kawasan yang telah ditentukan untuk mengambil sampah yang ditemukan di sepanjang jalan dan lingkungan sekitar arena Muktamar.

Tidak sekadar mengumpulkan, sampah yang ditemukan juga langsung dipilah berdasarkan jenisnya.

“Jadi kita ambil sampah, dipilah sekalian. Untuk sampah bekas botol mineral kita taruh di gelangsing, kalau yang hitam itu untuk kardus dan sampah lainnya,” jelas Nurul Husna.

Kegiatan tersebut menjadi contoh sederhana bagaimana edukasi kepedulian lingkungan di madrasah diterapkan secara langsung di tengah kegiatan masyarakat berskala besar.

Kehadiran para siswa MIN 1 Jombang juga menunjukkan bahwa menyukseskan Muktamar bukan hanya soal kelancaran acara, tetapi juga memastikan lingkungan tetap bersih dan nyaman bagi para peserta serta pengunjung.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *