JagatSembilan.com | Gresik – Grup Al-Banjari MTs. Raden Fatah Kesamben Wetan, Driyorejo, tampil memukau dalam Festival Al-Banjari se-Jawa Timur yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke-102.
Acara yang berlangsung di Sentraland pada Kamis, (16/01/2025) bertepatan dengan 16 Rajab 1446 H, menandai momen bersejarah tepat pada hari kelahiran NU.
Grup Al-Banjari MTs. Raden Fatah mendapat dukungan penuh dari ribuan penonton, terutama keluarga besar siswa dan masyarakat sekitar. Penampilan mereka berhasil menarik perhatian para juri dan penonton dengan harmonisasi suara, tabuhan rebana yang kompak, dan semangat dakwah melalui seni.
Kepala Madrasah MTs. Raden Fatah, Moh. Jaelani, S.HI., M.Pd., memberikan apresiasi kepada tim Al-Banjari dan semua pihak yang terlibat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, kebanggaannya atas semangat dan dedikasi tim Al-Banjari MTs. Raden Fatah.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ustadz Ali Murtadho selaku pembina banjari, para guru pembina, panitia, serta seluruh keluarga besar MTs. Raden Fatah yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Kalian telah mengharumkan nama madrasah kita di tingkat Jawa Timur,” kata Jaelani.
Dia juga memberikan motivasi kepada siswa untuk terus mengembangkan bakat dalam seni Al-Banjari dan mempertahankan nilai-nilai keislaman melalui karya seni.
“Semoga ini menjadi langkah awal yang baik untuk mengukir lebih banyak prestasi di masa depan,” tambahnya.
Dia menambahkan, Festival ini menjadi ajang silaturahmi antargrup Al-Banjari se-Jawa Timur, sekaligus wujud syukur atas perjalanan NU yang telah memberikan kontribusi besar bagi umat Islam. MTs. Raden Fatah berharap dapat terus berpartisipasi dalam kegiatan serupa untuk melestarikan seni Islami dan nilai-nilai Aswaja.
“Semoga semangat para siswa, guru, dan seluruh pendukung tetap berkobar, membawa MTs. Raden Fatah menuju lebih banyak prestasi di masa depan.” pungkasnya.














