JagatSembilan.com | Bojonegoro – H. M. Hasan Bisri Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Ansor hari ini Minggu, hadir sebagai narasumber acara serasehan kebangsaan yang dilaksanakan oleh Unigoro di Hall Suyitno Unigoro Jl. Lettu Suyitno Bojonegoro.
Dalam paparannya, H. M. Hasan Bisri menyampaikan, Indonesia adalah realitas wujud sebagai bangsa yang plural dari segi budaya, etnis, suku, bahasa, maupun realitas agama.
“Perbedaan adalah given (pemberian.red) dari Allah Tuhan yang Maha Esa. Kondisi bangsa yang plural ini sudah disadari oleh para pendiri bangsa,” terang Mas Bisri sapaan akrab dari H. M. Hasan Bisri.
Oleh karena itu, Mas Bisri menambahkan, lahirlah Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia.
“Jangan sampai kita beragama secara otoriter, yang mengorbankan akal sehat,” papar pria asli Bojonegoro.

Menurut Mas Bisri, Unigoro bisa saja mempelopori sebagai kampus Toleransi dengan membuat 1000 aksi toleransi.
“Misalkan aksi menyapa orang lain, orang agama lain, orang yang suku lain, ngopi bareng pemuda lintas agama, bermain gitar bareng lintas agama, aksi bermanfaat lainnya,” tambah Mas Bisri menerangkan.
Mas Bisri yang juga Mantan Ketua PC GP Ansor Bojonegoro itu menambahkan, Selain toleransi dalam konteks bergama juga dalam konteks sosial, tentu saja dimanapun dan kapanpun kita bisa berbuat toleransi.
“Misalkan toleran dengan sesama pengguna jalan, toleran di media sosial dan lain sebagainya sebagai upaya menjaga persaudaraan sesama warga negara,” tambahnya.
Mas Bisri juga sempat menjawab pertanyaan salah satu mahasiswa yang bertanya, “Bagaimana mempraktekkan toleransi?,” tanya Mahasiswa itu
Mas Bisri menjawab dengan mengutip pepatah Arab, “”Allughotu hiyal Isti’mal” artinya bahasa itu di praktekkan, ini sama saja dengan Toleransi harus dipraktekkan dilakukan terus menerus agar menjadi agen toleransi aktif,”
Pada acara itu juga dihadiri oleh Adrianto Prabowo Wakil Rektor Unigoro, Fredy Purnomo anggota DPRD Provinsi Jatim dari Fraksi Golkar sebagai keynote speeker Serasehan dan juga M. Bakhru Thohir Kaprodi Kimia Unigoro yang juga sebagai narasumber, serta ratusan mahasiswa Unigoro.













