JagatSembilan.com | Bojonegoro – Holding Koperasi BMT NU Ngasem Group terus memperluas lini usahanya, khususnya di sektor ritel swalayan. Kali ini, ekspansi dilakukan dengan meresmikan Toko Swalayan NU Cabang Dander melalui acara Grand Opening yang dilaksanakan Sabtu (10/01/2026) di Toko Swalayan NU Cabang Dander.
Peresmian tersebut dirangkai dengan kegiatan santunan anak yatim, sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen Holding Koperasi BMT NU Ngasem Group dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini dihadiri jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Dander, baik unsur Syuriah maupun Tanfidziah.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Mohammad Wahyudi, selaku Presiden Direktur Holding Koperasi BMT NU Ngasem Group. Dalam sambutannya, Wahyudi menjelaskan bahwa BMT NU Ngasem memiliki izin operasional tingkat provinsi, sehingga memungkinkan membuka cabang di seluruh wilayah Jawa Timur.
“Ijin dari BMT NU Ngasem adalah ijin tingkat provinsi, maka bisa membuka cabang di manapun wilayah Jatim,” ujarnya.
“Ada 34 cabang, di Lamongan, Bojonegoro, Tuban dan Ngawi,” terang Pak Wahyudi, sapaan akrabnya.
Ia menambahkan, selain koperasi simpan pinjam dan pembiayaan, BMT NU Ngasem juga mengelola koperasi konsumen, salah satunya Distributor Center melalui Toko Swalayan NU Ngasem.
“Cabang Toko Swalayan NU Ngasem antara lain ada di Ngambon, ada di Ngasem, ada di Bubulan, ada di Ponco Tuban, ada di Gayam dan hari ini di sini,” imbuhnya.
Menurutnya, Toko Swalayan NU juga menjadi ruang strategis bagi pemasaran produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Oleh karena itu, ia mengajak Pemerintah Kecamatan Dander untuk bersinergi dalam pemberdayaan UMKM.
“BMT NU Ngasem itu punya BMT NU Ngasem Institut, yang bertugas untuk mendampingi anggota yang punya usaha supaya bisa naik kelas,” terangnya.
Selain itu, Wahyudi juga menyampaikan bahwa BMT NU Ngasem memiliki koperasi produsen yang saat ini telah memproduksi air mineral dan dipasarkan di 20 kabupaten dan juga foodcourt. Tidak hanya itu, BMT NU Ngasem juga mengelola koperasi jasa dengan puluhan unit bisnis di bawahnya yang dipusatkan di Gedung Penggerak Ekonomi BMT NU Ngasem.
“Di gedung itu ada Gym, rumah cantik, rumah sehat refleksi ajib dan ajaib, bekam, potong rambut muslimah, hotel, percetakan, tour and travel, hall yang muat 1000 orang, paling atas ada kolam renang, playground, kafe,,” tambahnya.
Seluruh unit usaha tersebut, lanjut Wahyudi, berada dalam naungan Holding BMT NU Ngasem Group.
Sementara itu K. Suprihadi Ketua MWCNU Dander yang hadir dalam acara itu mengatakan, ikut senang dan mendukung meskipun secara individu tidak ikut memiliki. Namun secara global saya sangat bangga sebagai warga NU, apalagi Grand Opening Toko Swalayan BMT NU Ngasem ini berada di wilayah MWCNU Dander.
“Tentunya saya sebagai pengurus berharap keberadaan swalayan ini bisa membawa manfaat dan keberkahan bagi warga Dander dan sekitarnya,” ujar Suprihadi
Teguh Wibowo, Camat Dander yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi atas berdirinya Toko Swalayan NU di wilayahnya. Ia mengucapkan terima kasih dan berharap keberadaan swalayan tersebut membawa berkah dan barokah bagi masyarakat. Teguh juga menyambut baik ajakan sinergi pemberdayaan UMKM, agar pelaku UMKM di Kecamatan Dander dapat berkembang dan naik kelas.













