JagatSembilan.com | Bojonegoro – IDFoS Indonesia hadirkan para pengusaha ayam petelur, dalam kegiatan Rembug Jejaring Usaha Ayam Petelur ini dihadiri beberapa peternak ayam petelur yang ada di Bojonegoro, IDFoS Indonesia juga hadirkan Riki Lasprianto, konsultan peternakan ayam petelur asal Kediri.
Kegiatan yang dilakukan di Aula Agroeduwisata Desa Bandungrejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro merupakan rangkaian dari program wirausaha muda mandiri berdikari, sebagai salah satu program pengembangan masyarakat (PPM) dari PT Pertamina EP Cepu Zona 12 yang telah disetujui oleh SKK Migas.
Riki Lasprianto, konsultas peternakan ayam petelur memaparkan terkait bagaimana tata kelola, manajemen kualitas kandang, distribusi pakan pada para peternak.
“Kualitas kandang perlu dirancang dan dikelola dengan baik, karena berdampak pada pertumbuhan dan hasil ayam petelur,” jelas Riki.

Pada forum tersebut, Elfia Nuraini Kepala Bidang Peternakan, Dinas Peternakan Kabupaten Bojonegoro juga juga hadir, ia memaparkan bahwa pada tahun 2023 jumlah populasi ayam ras petelur di Bojonegoro mencapai 127.020 ekor ayam dari 82 orang peternak.
“Produksi telur di Kabupaten Bojonegoro per tahun kurang lebh 937.157 kg, sementara kebutuhan telur Bojonegoro per tahun 7.334.029 kg. terdapat Neraca Prognosa -6.396.872kg per tahun,” jelasnya.
Elfia Nuraini perempuan asli Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro itu juga berterima kasih pada IDFoS Indonesia.
“Melalui kegiatan yang menghadirkan para peternak telur di Bojonegoro, kedepan Asosiasi Peternak Ayam Petelur perlu digiatkan lagi,” tambah Elfia Nuraini.
Elfia Nuraini juga menambahkan bahwa para peternak tidak perlu khawatir, sebab kebutuhan telur di Bojonegoro tinggi, sedangkan pasokan telurnya rendah.
Puput Cahyono, perwakilan IDFoS Indonesia Rembug Jejaring Usaha Ayam petelur, tujuannya agar Karang Taruna 5 Bersaudara sebagai kelompok usaha ayam petelur, dan peternak lainnya dapat berjejaring untuk berbagi informasi atau sharing. Melalui asosiasi diharapkan pengembangan budidaya ayam petelur, dapat meningkatkan nilai ekonomis yang dapat memenuhi kebutuhan telur yang tinggi di Bojonegoro.

“Telur mengandung protein yang tinggi, sehingga dapat berdampak pada pengentasan stunting di Bojonegoro,” kata Puput.
Rembug Jejaring Usaha Ayam Petelur ini bertujuan untuk membangun sinergi antar pelaku usaha, berbagi pengetahuan, serta mencari solusi bersama terhadap permasalahan yang ada serta merumuskan potensi-potensi yang dapat di tangkap. Sehingga kedepan ada peningkatan kualitas dan kapasitas produksi telur.














