JagatSembilan.com | Bojonegoro – Sebanyak 10 siswa magang dari SMK Negeri 5 Bojonegoro mengikuti kegiatan pembekalan materi dan sesi berbagi bertajuk “Le NGO Gas” oleh dan di Kantor IDFoS Indonesia, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan peran organisasi non-pemerintah (NGO) dalam industri minyak dan gas (migas) kepada para siswa sejak dini.
Pembekalan tersebut menjadi bagian dari rangkaian orientasi awal bagi siswa magang agar memahami keterkaitan antara sektor industri migas dengan peran lembaga sosial dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di wilayah operasional perusahaan migas.
Materi disampaikan oleh Rizal Zubad Firdausi, yang memaparkan posisi strategis NGO dalam menjembatani kepentingan perusahaan migas, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya. Ia juga memperkenalkan sejumlah perusahaan migas yang selama ini bermitra dengan IDFoS Indonesia dalam menjalankan program-program sosial.
“NGO memiliki peran penting sebagai mitra strategis perusahaan migas, terutama dalam membangun komunikasi dan kepercayaan dengan masyarakat. Kami hadir untuk memastikan program perusahaan berjalan selaras dengan kebutuhan sosial dan prinsip keberlanjutan,” ujar Rizal dalam pemaparannya.
Menurutnya, kolaborasi antara NGO dan perusahaan migas tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial sesaat, tetapi diwujudkan melalui program pelibatan dan pengembangan masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan.
“Melalui program pengembangan masyarakat, perusahaan migas tidak hanya menjalankan kewajiban tanggung jawab sosial, tetapi juga berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, para siswa magang diharapkan memperoleh wawasan awal mengenai dunia kerja NGO, khususnya dalam mendukung industri migas melalui pendekatan sosial dan pendampingan masyarakat. Selain itu, siswa juga dikenalkan pada bentuk kerja sama serta tanggung jawab sosial perusahaan migas yang bermitra dengan IDFoS Indonesia.
Kegiatan pembekalan tersebut diharapkan mampu memperluas sudut pandang siswa magang SMK Negeri 5 Bojonegoro, sekaligus menjadi bekal pengetahuan sebelum mereka terjun langsung dalam aktivitas magang di lingkungan kerja profesional.














