Istighosah Ahad Wage MWCNU Kedungadem Diikuti Ribuan Warga Nahdliyyin

Ribuan warga mengikuti Istighosah Ahad Wage Kedungadem
Suasana Istighosah Ahad Wage yang digelar MWCNU Kedungadem bersama ranting dan Banom NU di Lapangan Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro.

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Ribuan warga Nahdliyyin Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, mengikuti Istighosah Ahad Wage yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kedungadem bersama jajaran ranting dan badan otonom (Banom) NU. Kegiatan berlangsung di lapangan Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Minggu (4/10/2026).

Istighosah rutin tersebut dihadiri Ketua Rois Syuriah beserta jajaran, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kedungadem beserta jajaran, Kepala Desa Tondomulo beserta perangkat desa, serta ribuan warga Nahdliyyin dari berbagai wilayah di Kecamatan Kedungadem.

Dalam kegiatan tersebut, pembacaan istighosah dipimpin langsung oleh Rois Syuriah MWCNU Kedungadem, K Mansur. Suasana semakin semarak dengan penampilan grup rebana Kanzul Badri MWCNU Kedungadem.

Sementara itu, tausiyah disampaikan oleh KH Ali Mahsun dari Bojonegoro. Para jamaah tampak khidmat dan serius mengikuti rangkaian kegiatan hingga acara berakhir.

Kepala Desa Tondomulo, Suyanto, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia serta pihak yang telah memprakarsai kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak-pihak yang telah memprakarsai kegiatan ini. Saya melihat istighosah seperti ini selalu rutin digelar,” ujar Suyanto.

Hadir pula anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sutikno. Dalam kesempatan tersebut, Sutikno menyampaikan bahwa dirinya berupaya untuk selalu hadir dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan warga NU di Kecamatan Kedungadem.

“Saya selalu hadir dalam setiap kegiatan istighosah dan acara lainnya yang digelar warga NU. Walaupun terkadang saya hadir secara online karena kesibukan dalam melayani masyarakat. Sebab, sekarang saya bukan hanya milik NU, tetapi milik seluruh masyarakat Kedungadem yang harus saya layani,” tegas Sutikno.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kedungadem, K Rohmad, mengingatkan jamaah bahwa dalam waktu dekat masyarakat akan memperingati Hari Santri.

Menurutnya, berbagai kegiatan telah dipersiapkan untuk menyambut momentum tersebut. Di antaranya lomba hadrah, lomba senam, lomba dai ‘yah yang diprakarsai Fatayat NU, serta sejumlah kegiatan lainnya.

“Sebentar lagi kita akan memperingati Hari Santri. Dalam rangka menyambutnya, akan ada berbagai kegiatan, di antaranya lomba hadrah, lomba senam, lomba dai’yah yang diprakarsai Fatayat, dan masih banyak kegiatan lainnya,” ujar K.Rohmad.

Rangkaian Istighosah Ahad Wage berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Keamanan kegiatan turut didukung Banser, Hansip, serta pengawasan dari anggota Polsek Kedungadem.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum doa bersama, tetapi juga mempererat silaturahmi serta kebersamaan warga Nahdliyyin di Kecamatan Kedungadem.(Rudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *