JagatSembilan.com | Bojonegoro – Semarak Hari Santri Nasional (HSN) 2026 mulai terasa di Kecamatan Balen. Ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) dari 23 ranting NU se-Kecamatan Balen mengikuti Jalan Sehat Bersarung yang digelar di Lapangan MWCNU Balen, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian peringatan HSN 2026 yang diselenggarakan oleh MWCNU Balen bersama badan otonom (Banom) dan lembaga NU di Kecamatan Balen.
Tidak kurang dari 5.000 peserta memadati lokasi kegiatan. Dengan mengenakan sarung dan atribut bernuansa santri, peserta mengikuti jalan sehat dengan suasana penuh kegembiraan, kekeluargaan, dan kebersamaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimcam Balen secara lengkap, jajaran pengurus MWCNU Balen, para pengurus ranting NU, badan otonom NU, lembaga pendidikan, serta masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Balen.
Kehadiran Forkopimcam sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap kegiatan keagamaan, sosial, olahraga, dan pemberdayaan masyarakat yang digelar dalam rangka memperingati HSN.
Camat Balen yang baru, Achmad Sholeh Fathoni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga secara resmi membuka rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2026 di MWCNU Balen.
Menurutnya, Hari Santri bukan hanya momentum seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan antara ulama, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat.
Semangat kebersamaan itu tampak jelas dalam Jalan Sehat Bersarung. Sarung yang selama ini lekat dengan kehidupan santri menjadi simbol kesederhanaan sekaligus identitas budaya pesantren yang tetap hidup di tengah masyarakat.
11 Kegiatan Semarak HSN
Jalan Sehat Bersarung bukan satu-satunya agenda. MWCNU Balen telah menyiapkan 11 rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Santri Nasional 2026.
Setelah jalan sehat, agenda dilanjutkan dengan Pertandingan Tenis Meja pada 4–9 Oktober 2026 di Aula MWCNU Balen dan Pertandingan Bulu Tangkis pada 17–19 Oktober di Lapangan MTs Islamiyah Balen.
Pada 17 Oktober juga dijadwalkan Sekolah Affiliate & TikTok yang digelar di MWCNU Balen.
Puncak momentum nasional akan ditandai dengan Upacara Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026 di MWCNU Balen.
Rangkaian berikutnya meliputi Pawai Ta’aruf Berpayung TPQ An Nahdliyah pada 25 Oktober, Workshop PAC ISNU Balen pada 8 November, Pertandingan Futsal pada November, serta Pelatihan Meracik Pupuk Organik Cair yang digelar oleh MWC LP2NU Balen.
Selain itu, terdapat agenda Kejuaraan Anak Cabang Pagar Nusa serta Resepsi Hari Santri Nasional 2026.
Beragam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan HSN di Balen dikemas tidak hanya dalam bentuk kegiatan keagamaan, tetapi juga olahraga, pendidikan, kreativitas anak muda, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian tradisi NU.
Santri, Sehat, Guyub dan Produktif
Jalan Sehat Bersarung menjadi gambaran sederhana bagaimana semangat santri bisa hadir di tengah masyarakat. Sarung, jalan kaki, olahraga, dan silaturahmi berpadu menjadi satu kegiatan yang meriah tetapi tetap sarat makna.
Bagi MWCNU Balen, peringatan HSN menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah nahdliyah, membangun sinergi dengan pemerintah, serta menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan melibatkan 23 ranting NU dan ribuan peserta, pembukaan rangkaian HSN 2026 ini sekaligus menunjukkan besarnya energi kebersamaan warga NU di Kecamatan Balen.
Dari sarung kita berjalan, dari kebersamaan kita bergerak, dan dari semangat santri kita membangun Balen yang guyub, sehat, religius, dan produktif.(Anam)













