Jagatsembilan.com | Bojonegoro – Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Bojonegoro adakan Bhakti Sosial hari ini, Rabu (27/12/2023). Acara itu dilaksanakan jelang Hari Amal Bhakti (HAB) yang akan diperingati pada tanggal 3 Januari 2024 mendatang.
Bhakti Sosial yang diadakan oleh Kantor Kemenag Bojonegoro itu dilaksanakan di Desa Tanjungharjo Kecamatan Kapas Bojonegoro Jawa Timur. Acara itu di hadiri lebih dari 100 orang lansia penerima bantuan sosial.

Abdul Wahid Kepala Kantor Kemenag Bojonegoro dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan Bhakti Sosial ini dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti Kemenag.
“Ini kenapa semua saya hadirkan di sini karena ini zakat wakaf Kementerian Agama dan Baznas, kalau biasanya saya langsung memberikan ke rumah-rumah itu berarti uang pribadi saya, tetapi kali ini, ini uang kantor karena ini harus ada dokumentasinya terpaksa Njenengan saya hadirkan disini,” terang mantan Guru GTT itu.
Dalam kesempatan itu Kepala Kantor Kemenag Bojonegoro juga menjelaskan kepada lansia yang hadir di persilahkan untuk menempati pondok lansia yang ia dirikan di samping rumahnya.
“Saya persiapkan pondok lansia ini untuk semua yang mau menempati, jadi dibangunnya Pondok ini karena saya terinspirasi, saya sangat prihatin dengan banyaknya orang sudah lanjut yang seharusnya sudah duduk manis di rumah tapi harus kerja ke pasar jualan pisang dan kemana-mana, seharusnya panjenengan itu sudah waktunya istirahat, Untuk itu saya buatkan tempat itu,” tambahnya.

Lebih lanjut Abdul Wahid menjelaskan bahwa semua lansia yang menempati pondok tersebut tidak di pungut biaya, bahkan untuk konsumsi sehari-hari pun ia sediakan.
“Pondok itu saya buat seperti hotel, kita kasih kasur empuk, di bak mandinya kita siapkan air hangat, jadi anda semua yang menempati itu nggak perlu susah-susah menyalakan kompor, insya Allah nanti kita tanggung semuanya yang sudah tua-tua yang sudah waktunya istirahat cukup Anda sholat dan ngaji, masalah keuangan biar Saya yang nanggung, Anda semua tidak perlu mikir masalah makan dan lain-lain,” terangnya.
Abdul Wahid juga menjelaskan sudah mulai di tempatinya panti asuhan yang ia launching beberapa waktu lalu.
“Untuk yang panti asuhan kemarin sudah kita launching jadi yang kecil-kecil kalau ingin bertempat tinggal di sana kita persilahkan, jadi panti asuhan itu bukan sepenuhnya untuk yatim piatu, namun sekiranya kok anak itu mau tinggal di situ dan kerasan saya persilahkan, ya nanti saya juga saya sekolahkan, saya nikahkan dan saya carikan pekerjaan, jadi kehidupan mereka bisa berubah.” pungkasnya. (wio)













