Kapolsek Balen Silaturahmi ke Pagar Nusa, Perkuat Sinergi Antarperguruan Silat

Kapolsek Balen silaturahmi dengan Ketua Pagar Nusa Balen
Kapolsek Balen AKP Luluk Lustiono saat bersilaturahmi dengan Ketua PAC Pagar Nusa Balen Moh. Baidhowi Mawahib Al Baba.

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Kapolsek Balen AKP Luluk Lustiono terus memperkuat silaturahmi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk perguruan pencak silat, sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.

Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan silaturahmi ke Pimpinan Anak Cabang (PAC) PSNU Pagar Nusa Kecamatan Balen, Kamis (3/9/2026). Kunjungan berlangsung di sekretariat Pagar Nusa yang berada di Dusun Pilangsari, Desa Pilanggede, Kecamatan Balen.

Dalam kunjungan tersebut, AKP Luluk Lustiono didampingi Kanit Intelkam Jatmiko dan seorang anggota kepolisian, Arik. Rombongan diterima langsung Ketua PSNU Pagar Nusa Kecamatan Balen, Moh. Baidhowi Mawahib Al Baba, SH., atau yang akrab disapa Gus Baba.

Silaturahmi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Kapolsek Balen kepada sejumlah perguruan pencak silat di wilayah Kecamatan Balen. Sebelumnya, jajaran Polsek Balen juga telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perguruan silat lainnya, di antaranya PSHT, IKSPI, Margaluyu 151, PSHW, Tapak Suci, dan perguruan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, AKP Luluk mengajak keluarga besar Pagar Nusa turut mengambil peran dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mempererat persaudaraan antarperguruan silat.

“Mari menjaga kerukunan antarperguruan silat di wilayah Balen demi terwujudnya Harkamtibmas yang aman dan kondusif, terlebih menjadi mitra kerja dalam segi apa pun,” ujar AKP Luluk.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata menjadi tugas kepolisian. Peran masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan (ormas) dan perguruan pencak silat, juga sangat penting dalam mencegah potensi gesekan maupun konflik di tengah masyarakat.

Karena itu, ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam berbagai kondisi. Polsek Balen, kata Luluk, juga telah memiliki wadah Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) sebagai ruang komunikasi dan koordinasi antarelemen perguruan pencak silat.

“Berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan diharapkan dapat diselesaikan secara bersama-sama dengan mengedepankan persaudaraan,” katanya.

Luluk juga mengingatkan bahwa Pagar Nusa memiliki basis santri dan nilai-nilai kepesantrenan. Karena itu, ia berharap anggota Pagar Nusa dapat memperkuat nilai-nilai agama dan mengedepankan akhlakul karimah dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, Kapolsek Balen mengingatkan pengurus dan anggota perguruan silat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial. Setiap informasi yang berpotensi memicu konflik, kata dia, harus terlebih dahulu diverifikasi kebenarannya.

“Jangan mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita kedepankan komunikasi dan koordinasi,” tegasnya.

Pagar Nusa Siap Perkuat Sinergi

Sementara itu, Ketua PSNU Pagar Nusa Kecamatan Balen Moh. Baidhowi Mawahib Al Baba, SH., mengapresiasi kunjungan Kapolsek Balen beserta jajaran.

Gus Baba menyampaikan bahwa Pagar Nusa bersama perguruan silat lainnya berkomitmen terus membangun sinergi dengan kepolisian, menjaga persaudaraan, serta mendukung terciptanya situasi keamanan yang aman dan kondusif di Kabupaten Bojonegoro.

Menurutnya, keberadaan berbagai aliran perguruan pencak silat di Kecamatan Balen seharusnya tidak menjadi alasan untuk mempertajam perbedaan.

“Dengan banyaknya aliran perguruan silat di wilayah Kecamatan Balen, semoga tidak menjadi alasan dalam perbedaan tujuan dan khittah dari perguruan masing-masing. Artinya, selalu mengedepankan nilai ukhuwah insaniyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Gus Baba.

Ia juga mengatakan jumlah anggota Pagar Nusa Balen terus bertambah dari tahun ke tahun. Pertumbuhan tersebut, menurutnya, sekaligus menjadi tanggung jawab bagi jajaran pengurus agar seluruh tingkatan organisasi tetap memiliki visi, misi, dan gerakan yang sejalan.

“Harapan saya, seluruh ranting dan rayon terus satu komando dan satu tujuan dalam gerakan maupun suara,” ucapnya.

Gus Baba menambahkan, silaturahmi antara kepolisian dan perguruan pencak silat menunjukkan bahwa perguruan silat tidak hanya menjadi wadah pengembangan olahraga dan seni bela diri, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan keamanan wilayah.

“Terima kasih kepada AKP Luluk Lustiono beserta jajaran yang telah bersilaturahmi ke rumah kami. Ini sekaligus menegaskan bahwa perguruan silat bukan hanya wadah olahraga dan seni bela diri, tetapi juga bagian dari masyarakat yang dapat berkolaborasi demi menjaga persatuan, kesatuan, serta Harkamtibmas di wilayah Balen,” pungkas Gus Baba.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *