Konferancab XVI PAC IPNU–IPPNU Balen: Mencetak Pemimpin Muda Unggul untuk Masa Depan

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Balen sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-XVI pada Sabtu-Minggu, (24–25/01/2026) bertempat di Madrasah Aliyah Islamiyah Balen, Kabupaten Bojonegoro.

Konferancab XVI mengusung tema “Rise of New Generation: Pemimpin Masa Depan Unggul”, yang menegaskan semangat regenerasi dan penguatan kualitas kepemimpinan pelajar NU di tingkat kecamatan.

Kegiatan ini diikuti oleh delegasi ranting IPNU–IPPNU se-Kecamatan Balen serta dihadiri jajaran PC IPNU–IPPNU Bojonegoro, pengurus MWC NU Balen, para pembina, alumni, serta tamu undangan dari unsur Banom NU.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Syubbanul Wathon, dan Mars IPNU–IPPNU. Dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban pengurus demisioner serta sidang-sidang komisi yang membahas evaluasi program kerja, rekomendasi organisasi, dan arah gerak PAC IPNU–IPPNU Balen ke depan.

Dalam sambutannya, perwakilan PC IPNU–IPPNU Bojonegoro menekankan bahwa Konferancab merupakan ruang strategis untuk mencetak kader yang tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga unggul dalam intelektualitas, spiritualitas, dan kepedulian sosial.

“IPNU–IPPNU harus menjadi kawah candradimuka lahirnya pemimpin muda NU yang siap menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.

Ketua Panitia Konferancab XVI menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kekeluargaan.

“Konferancab ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum konsolidasi dan penguatan identitas pelajar NU di Balen,” ujarnya.

Melalui Konferancab XVI, diharapkan lahir kepengurusan baru yang visioner, progresif, dan mampu membawa IPNU–IPPNU Balen semakin aktif dalam pengembangan potensi pelajar, dakwah ke-NU-an, serta pengabdian kepada masyarakat.

Konferancab XVI PAC IPNU–IPPNU Balen ditutup dengan doa bersama dan peneguhan komitmen seluruh kader untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman, ke-NU-an, dan ke-Indonesiaan dalam setiap langkah perjuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *