JagatSembilan.com | Bojonegoro – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) menggelar sosialisasi literasi keuangan syariah di Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (5/8/2026) malam. Kegiatan tersebut menghadirkan materi mengenai tabungan haji, tabungan umrah, serta investasi emas syariah bekerja sama dengan BMT NU Kalitidu.
Sosialisasi yang berlangsung di Mushola RT 04 RW 02 Desa Panjunan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN UNUGIRI yang diketuai Raudlotul Badi’ah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perencanaan keuangan syariah sebagai bekal mewujudkan ibadah haji dan umrah.
Berdasarkan hasil pengamatan mahasiswa KKN, masih banyak masyarakat yang belum memiliki perencanaan keuangan untuk menunaikan ibadah haji. Selain faktor ekonomi, keterbatasan informasi mengenai produk keuangan syariah juga menjadi salah satu kendala yang dihadapi warga.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN menggandeng BMT NU Kalitidu sebagai mitra edukasi. Dalam kegiatan itu, hadir narasumber utama M. Muhajir didampingi Ahmad Syaifuddin dan H. Syaifudin yang memberikan penjelasan mengenai mekanisme tabungan haji, tabungan umrah, hingga investasi emas sesuai prinsip syariah.
Kegiatan dibuka oleh KH. Ghozali selaku Takmir Mushola sekaligus Ketua Ranting NU Desa Panjunan. Sosialisasi diikuti warga RT 04, yang mayoritas merupakan ibu-ibu jamaah tahlil, bersama mahasiswa KKN UNUGIRI.
Dalam pemaparannya, M. Muhajir mengajak masyarakat untuk tidak menunda niat berhaji karena langkah awal dapat dimulai dengan membuka tabungan haji.
“Jangan pernah takut tidak bisa mendapatkan porsi haji. Langkah awal yang paling penting adalah menyempurnakan niat untuk mendaftar dan berangkat haji, kemudian membuka rekening Tabungan Haji di BMT NU Kalitidu. Jika niat dan ikhtiar awal sudah dilakukan, insyaAllah Allah SWT akan mempermudah jalan untuk melunasi biaya pendaftaran tersebut,” ujarnya.
Selain membahas tabungan haji dan umrah, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai investasi emas sebagai salah satu instrumen penyimpanan nilai aset jangka panjang yang dinilai stabil dan sesuai dengan prinsip syariah.
Di akhir kegiatan, KH. Ghozali memberikan motivasi kepada jamaah agar tidak ragu mempersiapkan ibadah haji sejak dini.
“Tidak usah khawatir tidak bisa berangkat haji. Yang terpenting adalah menata niat, memantapkan hati untuk berhaji, kemudian mulai membuka rekening haji. InsyaAllah Allah SWT akan memudahkan jalan kita,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNUGIRI berharap literasi keuangan syariah masyarakat Desa Panjunan semakin meningkat. Selain memberikan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan keuangan, sosialisasi ini juga diharapkan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan tabungan haji, tabungan umrah, dan investasi emas melalui BMT NU Kalitidu, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, pengurus NU, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat setempat.(Red)














