Mapak Sahur Rijalul Ansor Nganjuk, Momentum Silaturahmi dan Peringatan Nuzulul Qur’an

Kegiatan Mapak Sahur Rijalul Ansor Nganjuk di Ponpes Sumber Agung dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an Ramadan
Ratusan jamaah mengikuti kegiatan Mashur (Mapak Sahur) yang digelar Rijalul Ansor Nganjuk di Pendopo Pondok Pesantren Sumber Agung, Kecamatan Loceret, dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an Ramadan.

JagatSembilan.com | Nganjuk — Ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Nganjuk menghadiri kegiatan Mashur (Mapak Sahur) yang digelar di Pendopo Pondok Pesantren Sumber Agung, Kecamatan Loceret. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus pengajian dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadan.

Acara yang mengusung tema “Merajut Kedamaian, Menebar Kemanfaatan” tersebut diinisiasi oleh MDS Rijalul Ansor Kabupaten Nganjuk dan dihadiri oleh kader GP Ansor, Banser, Rijalul Ansor serta masyarakat umum.

Kegiatan dimulai sejak pukul 20.00 WIB hingga menjelang waktu sahur dengan rangkaian pengajian dan tausiyah keagamaan yang menghadirkan Ketua PW MDS Rijalul Ansor Jawa Timur, Dr. H. Ahmad Kafabihi Mahrus, sebagai penceramah utama.

Dalam tausiyahnya, Gus Kafabihi menekankan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran penting dalam menjaga tradisi dan kultur Islam di tengah masyarakat.

“NU adalah penjaga kultur dan pelestari tradisi. Selama tradisi itu tidak bertentangan dengan syariat, maka ia bisa menjadi media dakwah yang efektif. Yang tidak kalah penting adalah menghidupkan masjid dan mushola dengan bacaan Al-Qur’an,” ujarnya.

Menurutnya, membaca Al-Qur’an tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sumber keberkahan bagi kehidupan umat Islam.

Ketua PC MDS Rijalul Ansor Nganjuk, Gus Nur Muhammad Saifurrijal, menjelaskan bahwa kegiatan Mapak Sahur ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan.

“Kegiatan ini menjadi rutinan Rijalul Ansor sekaligus momentum memperingati Nuzulul Qur’an agar jamaah semakin dekat dengan Al-Qur’an,” jelasnya.

Sementara itu, Penasehat Rijalul Ansor Nganjuk, Gus Nasih Bastomi, menegaskan bahwa Rijalul Ansor merupakan bagian penting dari kaderisasi Nahdlatul Ulama.

“Rijalul Ansor adalah banom di bawah Ansor yang suatu saat akan melanjutkan perjuangan Hadrotussyaikh KH Hasyim Asy’ari dalam mendakwahkan Nahdlatul Ulama. Ansor adalah masa depan NU dan NU adalah masa depan Ansor,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PC GP Ansor Nganjuk, Hamid Muzakki, juga menyampaikan rencana kegiatan sosial Ansor Banser menjelang arus mudik Lebaran tahun ini.

Ia mengungkapkan bahwa Ansor Banser Kabupaten Nganjuk akan mendirikan enam titik posko mudik untuk membantu para pemudik yang melintas di wilayah Nganjuk.

“Kami mohon doa restu dari para jamaah agar posko mudik Ansor Banser ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Hamid juga mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk mendorong generasi muda agar aktif dalam organisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan hingga menjelang sahur. Para peserta berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus digelar sebagai sarana memperkuat ukhuwah, menambah ilmu, serta menebar kemanfaatan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *