Nurul Azizah Ketua Kwarcab Bojonegoro Pimpin Apel Besar dan Pelantikan Pramuka Garuda

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Nurul Azizah Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bojonegoro menggelar apel besar Hari Pramuka ke- 63 dan pelantikan Pramuka Garuda tahun 2024 di Gor utama Bojonegoro Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur hari ini, Selasa (03/09/2024).

Dengan tema “Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)” acara itu berlangsung sukses.

Saat memimpin jalannya apel besar, Nurul Azizah yang juga Sekda Kabupaten Bojonegoro mengatakan, dua instrumen yang sangat berpengaruh di masyarakat adalah Pramuka dan Pancasila.

“Trisatya Pramuka yang memiliki tiga unsur yaitu Religi, Nasionalisme dan Kemanusiaan seolah melebur menjadi satu dengan sila-sila dalam Pancasila,” terang Kak Nurul Azizah sapaan akrabnya ketika di acara Pramuka.

Nurul yang asli Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro itu memaparkan, sebagai seorang Pramuka pastilah seorang Pancasila dan seorang Pancasilais pasti mencerminkan semangat dan jiwa kepramukaan.

“Oleh karena itu, saya meyakini Pramuka akan melahirkan banyak calon pemimpin bangsa yang siap dan tangguh dalam menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks,” terang Kak Nurul Azizah yang juga telah mendaftarkan diri sebagai Bacawabup Kabupaten Bojonegoro berpasangan dengan Setyo Wahono.

Ia melanjutkan, saat ini dunia dihadapkan dengan berbagai tantangan perkembangan teknologi dan komunikasi, yang menjadikan hilangnya batas-batas negara, karena mudahnya hubungan antar warga negara. Maraknya judi online, yang merusak generasi muda, aksi bullying, kasus narkoba, pornografi, hingga budaya asing yang telah menggerus semangat gotong royong dan nasionalisme generasi muda.

“Dalam menghadapi persoalan tersebut gerakan Pramuka sangatlah tepat untuk mengkanalisasi situasi saat ini, karena Gerakan Pramuka memberikan pendidikan kecerdasan spiritual, emosional sosial, intelektual dan fisik yang menjadikan postur ideal seorang Pramuka sebagai generasi pembawa perubahan untuk bangsa Indonesia,” tegas Kak Nurul.

Ketua Kwarcab Bojonegoro itu juga menjelaskan, sebagai organisasi pendidikan non formal, gerakan Pramuka realitanya tidak hanya sekedar menangani karakter building, tetapi juga berperan aktif pada bidang lainnya. Menurut Kak Nurul, berbagai kegiatan telah dilaksanakan secara aktif dalam berbagai lingkungan, seperti penanaman pohon, pembersihan fasilitas umum, pembersihan sarana ibadah dan sosialisasi hemat energi, turut andil mewujudkan ketahanan pangan dengan membuat pola pertanian terpadu yang bekerja sama dengan Food and Agriculture Organization (FAO) .

“Kami menyampaikan kepada generasi muda agar melaksanakan kegiatan pramuka yang berkelanjutan, pengembangan program kewirausahaan, kontribusi pada pengembangan ekonomi nasional dan gerakan Pramuka telah melakukan transformasi kurikulum agar bisa beradaptasi dengan kebutuhan zaman saat ini dan masa yang akan datang,” katanya.

Selain memperingati Hari Ulang Tahun Pramuka yang ke-63 Ketua Kwarcab Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, pada hari ini juga dilaksanakan pelantikan Pramuka Garuda, adapun pelantikan Pramuka Garuda adalah seorang anggota muda gerakan Pramuka yang telah mencapai kecakapan dan penghargaan tertinggi pada setiap golongan, yaitu Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, sebagai lambang kehormatan kemandirian dan kekuatan yang diharapkan.

“Semoga anak-anakku sekalian dan kakak-kakakku sekalian tidak akan pernah lelah di dalam berkontribusi pada penciptaan untuk Indonesia emas tahun 2045. Pramuka untuk satu Indonesia, Jayalah Pramuka dan Jayalah Indonesiaku,” pungkas Nurul Azizah.

Acara itu juga dihadiri oleh, Letkol Czi Arif Rochman Hakim Dandim Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto Kapolres Bojonegoro, Muji Martopo Kajari Bojonegoro, Dr. Wisnu Widiastuti, SH., M.Hum. Kepala Pengadilan Negeri Bojonegoro.

Acara itu juga dihadiri oleh Asisten Pemerintah Bojonegoro, beberapa kepala OPD dan 28 Camat SE kabupaten Bojonegoro. Sementa itu, untuk peserta apel dan pelantikan ada 1081 anggota siaga, 553 anggota penggalang dan 174 pandega serta 5 anggota pandega.

Pada acara itu juga diberikan penghargaan kepada 10 tokoh di Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *