OSIS SMAN 1 Kalitidu Ubah Sampah Jadi Berkah, Organik Jadi Kompos, Plastik Jadi Cuan

Farel Laksamana Rouf Ketua OSIS SMA Negeri 1 Kalitidu bersama Kharis
Farel Laksamana Rouf Ketua OSIS SMA Negeri 1 Kalitidu bersama Kharis

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan oleh OSIS SMA Negeri 1 Kalitidu. Melalui program Seksi Bidang (Sekbid) Kewirausahaan, para siswa berhasil mengolah sampah organik menjadi kompos serta memanfaatkan sampah plastik menjadi sumber penghasilan.

Program yang digagas oleh Sekbid Kewirausahaan OSIS yang diketuai Naswa ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus membangun jiwa entrepreneur di kalangan pelajar. Kegiatan ini melibatkan siswa dalam proses pemilahan sampah, pengolahan, hingga pemanfaatan hasilnya.

Naswa selaku Sekbid Kewirausahaan OSIS SMA Negeri 1 Kalitidu menjelaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga memberikan nilai tambah secara ekonomi.

“Melalui program ini, kami ingin mengajak teman-teman lebih peduli terhadap lingkungan. Sampah organik kami olah menjadi kompos yang bisa dimanfaatkan untuk tanaman, sedangkan sampah plastik kami kumpulkan dan jual sehingga menghasilkan cuan bagi kegiatan OSIS,” ujar Naswa. Senin (27/04/2026).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa dalam mengelola usaha sederhana berbasis lingkungan.

Sementara itu, Ketua OSIS SMA Negeri 1 Kalitidu, Farel Laksamana Rouf, mengapresiasi inisiatif dari Sekbid Kewirausahaan yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi sekolah.

“Program ini sangat bermanfaat, tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga melatih kreativitas dan kemandirian siswa. Harapannya, kegiatan ini bisa terus berjalan dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain,” ungkap Farel.

Sementara itu Luluk Alifah, S.E., M.M. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro diminta tanggapannya mengatakan, Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada adik-adik OSIS SMA Negeri 1 Kalitidu atas inisiatif dan kepeduliannya dalam mengelola sampah secara kreatif dan produktif.

Menurut Luluk, Kegiatan pengolahan sampah organik menjadi kompos serta pemanfaatan sampah plastik menjadi bernilai ekonomi merupakan langkah nyata dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Apa yang dilakukan ini tidak hanya berdampak pada pengurangan timbulan sampah, tetapi juga membangun karakter generasi muda yang peduli lingkungan, inovatif, dan berdaya guna. Ini sejalan dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup,” ujar Kepala DLH.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain, serta terus dikembangkan.. Dinas Lingkungan Hidup siap mendukung melalui pembinaan, edukasi, dan fasilitasi agar kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Teruslah berkarya dan menjadi agen perubahan bagi lingkungan yang lebih bersih dan lestari.” pungkasnya.

Dengan adanya program ini, OSIS SMA Negeri 1 Kalitidu berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, sekaligus produktif melalui pengelolaan sampah yang bernilai guna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *