JagatSembilan.com | Jember – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menggelar Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) di Kantor PCNU Kencong, Jumat (5/6/2026). Kegiatan kaderisasi tersebut diikuti 60 peserta dari berbagai daerah sebagai upaya mencetak kader Banser yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan kemampuan organisasi yang lebih matang.
Pembukaan Susbalan ditandai dengan apel yang berlangsung khidmat di halaman Kantor PCNU Kencong. Pada kesempatan itu, Kasatkorwil Banser Jawa Timur, Rizza Ali Faizin, bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam amanatnya, Rizza Ali Faizin menegaskan bahwa Susbalan merupakan jenjang kaderisasi strategis yang bertujuan menyiapkan kader-kader Banser yang memiliki kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial organisasi, serta kesiapan menjalankan tugas-tugas kebanseran secara profesional.
“Susbalan bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan proses pembentukan kader yang lebih matang. Banser harus memiliki kemampuan memimpin, mengelola organisasi, dan menjadi solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan saat ini semakin kompleks. Karena itu, kader Banser dituntut tidak hanya memiliki militansi dan loyalitas organisasi, tetapi juga wawasan kebangsaan, kemampuan komunikasi, serta kecakapan dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Banser hari ini harus mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Kader yang lahir dari Susbalan harus menjadi teladan, penggerak organisasi, sekaligus penjaga persatuan dan kerukunan masyarakat,” katanya.
Rizza juga mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan mengikuti Susbalan dengan sungguh-sungguh. Ia berharap setiap materi yang diberikan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan dan pengabdian kader di tingkat ranting, kecamatan, maupun cabang.
“Saya berharap seluruh peserta mengikuti proses ini dengan penuh kesungguhan. Jadikan Susbalan sebagai momentum meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan memperkuat komitmen pengabdian kepada organisasi, agama, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Susbalan, Taufiq, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (5/6/2026) hingga Minggu (7/6/2026).
“Susbalan ini berlangsung selama tiga hari dan akan berakhir pada Minggu, 7 Juni 2026. Alhamdulillah peserta yang mengikuti mencapai 60 orang,” ujarnya.
Taufiq menjelaskan, sekitar 50 persen peserta berasal dari wilayah Kencong, sedangkan sisanya datang dari berbagai daerah di Jawa Timur maupun luar provinsi.
“Peserta dari Kencong sekitar 50 persen. Selebihnya berasal dari berbagai daerah. Yang paling jauh ada perwakilan dari PC GP Ansor Sleman, Yogyakarta,” terangnya.
Ia menilai tingginya minat peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa kaderisasi Banser masih menjadi kebutuhan penting dalam memperkuat kualitas sumber daya kader di lingkungan GP Ansor.
Taufiq berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai sehingga memperoleh bekal kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan keterampilan organisasi yang dapat diterapkan dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh tahapan dan materi yang telah disiapkan panitia. Semoga setelah mengikuti Susbalan ini mereka semakin siap menjadi kader penggerak organisasi dan pengabdian masyarakat,” pungkasnya.
Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) merupakan salah satu jenjang kaderisasi Banser yang diperuntukkan bagi anggota yang telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar). Melalui kegiatan ini, peserta dibekali materi kepemimpinan, keorganisasian, ke-NU-an, kebangsaan, serta penguatan karakter kader guna menghadapi berbagai tantangan pengabdian di tengah masyarakat. (Red)














