JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro menggelar checking akhir pemberangkatan rombongan jamaah menuju Stadion Gajayana, Malang, Jumat (06/02/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula PCNU Bojonegoro sebagai langkah final memastikan kesiapan teknis, keamanan, dan kelancaran perjalanan jamaah.
Checking akhir tersebut dihadiri jajaran PCNU Bojonegoro, baik unsur Syuriah maupun Tanfidziyah, para Ketua Lembaga, pimpinan Badan Otonom (Banom) NU tingkat cabang, perwakilan MWCNU se-Kabupaten Bojonegoro, serta melibatkan unsur kepolisian.
Ketua Panitia Pemberangkatan PCNU Bojonegoro, H.M. Hasan Bisri, menyampaikan bahwa rapat final ini difokuskan pada pemantapan teknis keberangkatan dan antisipasi berbagai kemungkinan di perjalanan.
“Kami dari tim satu abad dan pemberangkatan jamaah ke Malang menyiapkan teknis akhir final kepada seluruh jamaah. Banyak hal yang kita antisipasi, salah satunya kendaraan wajib memiliki e-toll dengan saldo yang cukup. Kita tidak membayangkan di jalan nanti tol gratis, yang penting kita siap,” ujar Hasan Bisri.
Ia menjelaskan, panitia telah memetakan secara detail jalur perjalanan, mulai dari jumlah ruas tol, gate tol yang dilewati, hingga aspek keamanan kendaraan.
“Drop zone, titik transit, lokasi parkir, sampai jarak jalan kaki dari transit ke stadion sudah kita bahas dan kita siapkan untuk disampaikan ke jamaah,” lanjutnya.
Selain kesiapan teknis perjalanan, panitia juga memastikan seluruh kendaraan rombongan dilengkapi identitas resmi.
“Hari ini sudah clear dan siap. Setiap kendaraan dipasangi spanduk di depan dan belakang, baik bus, elf, maupun kendaraan pribadi. Stiker identitas juga dipasang,” jelas Hasan.
Panitia juga menyiapkan gelang identitas berbarcode bagi sekitar 2.300 jamaah asal Bojonegoro. Gelang tersebut memuat data asal rombongan dan kontak person yang dapat diakses melalui pemindaian barcode.
“Ketika barcode di-scan, akan muncul asal rombongan, nama koordinator, dan nomor kontak. Alhamdulillah, inisiatif gelang berbarcode dari Bojonegoro ini mendapat apresiasi dari PWNU dan PCNU se-Jawa Timur karena dinilai sebagai terobosan yang baik. Ini kami pelajari dari sistem saat ibadah haji,” ungkapnya.
Dari sisi pengamanan, PCNU Bojonegoro juga mendapatkan dukungan penuh dari aparat kepolisian selama proses pemberangkatan hingga perjalanan menuju Malang.
“Kami alhamdulillah mendapatkan pengawalan dari kepolisian. Besok rombongan betul-betul dikawal. Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Jawa Timur, Polres Bojonegoro, Satlantas, dan seluruh jajaran kepolisian atas kerjasama dan kepeduliannya,” tuturnya.
Terkait teknis keberangkatan, Hasan Bisri menambahkan bahwa jamaah dijadwalkan berkumpul sejak dini hari untuk pengecekan akhir kendaraan.
“Diharapkan besok, Sabtu (07/06/2026) pukul 14.00 WIB sudah berkumpul. Akan ada pengecekan kelayakan kendaraan oleh Dinas Perhubungan. Untuk rombongan wilayah timur juga dilakukan pengecekan, namun waktu keberangkatannya tidak bersamaan agar perjalanan tidak terlalu panjang,” pungkasnya.













