JagatSembilan.com | Bojonegoro – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Sedunia, Pusat Kreativitas Bojonegoro (PUSKAB) bersama DPW Gajah Muda Nusantara (GMN) Jawa Timur, DPD GMN Bojonegoro, BPJS Ketenagakerjaan, dan Oh My Glam menggelar kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Tinta bertajuk Muda Bergerak Nusantara Berdampak di SMKN 2 Bojonegoro, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN 2 Bojonegoro tersebut diikuti sekitar 140 peserta yang terdiri dari pelajar, guru, dan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM). Agenda utama kegiatan adalah pelatihan pemanfaatan limbah tinta printing menjadi cat serbaguna sebagai upaya mendukung program Adiwiyata di lingkungan sekolah.
Selain pelatihan pengolahan limbah, peserta juga mendapatkan sosialisasi program perlindungan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan, beauty demo dari Oh My Glam, serta bazar berbagai produk IKM yang diikuti para anggota PUSKAB.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMKN 2 Bojonegoro, dilanjutkan sambutan dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Bojonegoro serta Pengawas PUSKAB.
Kepala Dinperinaker Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa lulusan SMK diharapkan tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan.
“Alumni SMK diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja di perusahaan namun juga harus bisa menjadi wirausaha muda. Dinperinaker sangat terbuka bagi alumni SMK yang ingin mendapatkan informasi perihal lowongan kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas PUSKAB, drg. Sofan Solikin, menilai pelatihan pemanfaatan limbah tinta printing menjadi cat serbaguna merupakan inovasi yang mampu mengubah limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.
“Ini merupakan suatu pelatihan inovatif untuk merubah limbah yang tidak berguna menjadi hal yang bermanfaat dan bernilai ekonomi,” katanya.
Pada sesi inti, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mengikuti pelatihan pembuatan cat serbaguna berbasis limbah tinta printing. Sedangkan kelompok kedua mengikuti beauty demo bersama Oh My Glam dan sosialisasi program perlindungan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk mendukung pelaku usaha lokal, panitia juga membagikan voucher kepada para pelajar yang dapat digunakan untuk berbelanja di bazar produk IKM selama kegiatan berlangsung.
Narasumber pelatihan, Adib Nurdiyanto, M.Pd., menjelaskan bahwa produk cat serbaguna berbasis pemanfaatan limbah tinta printing berpotensi menjadi salah satu keunggulan SMKN 2 Bojonegoro dalam pengembangan program Adiwiyata.
Nampak hadir dalam kegiatan itu juga ada Farel Laksamana Ro’uf Ketua OSIS SMA Negeri 1 Kalitidu. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan limbah dan perlindungan kerja, tetapi juga diperkenalkan pada semangat kewirausahaan serta pentingnya mendukung produk-produk lokal yang dihasilkan pelaku IKM Bojonegoro.














