JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pengurus Pimpinan Anak Cabang PAC Pagar Nusa Kecamatan Gayam hari ini, Minggu (05/01/2025) laksanakan Donor Darah dan latihan bersama (Latber). Acara itu dalam rangka memperingati Harlah ke-39 Pagar Nusa. Acara itu dilaksanakan di Lapangan Dusun Bendo Desa Katur Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Acara itu diikuti oleh 780 peserta dari PAC dan Ranting se Kecamatan Gayam. Dalam donor darah juga menghadirkan 4 orang dari PMI Bojonegoro.

Yudiyono Ketua PAC Pagar Nusa Gayam dalam keterangannya mengatakan, Alhamdulillah bisa melaksanakan Peringatan Harlah Pagar Nusa ke-39.
“Dengan latihan bersama dan juga donor darah,” terang Yudiyono.
Kang Yudi sapaan akrab dari Yudiyono juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ketua Pimpinan Ranting dan jajaran se PAC Gayam yang telah ikut donor darah dan Latber.
“Bukan hanya di PAC aja tetapi sampai ke ranting ranting dan rayon pagar nusa sesuai dengan tema Harlah kali ini “Kokoh Mengabdi dan Kuat Bertradisi”,” tambah Kang Yudi.

Sementara itu M. Abdul Wahib Sekretaris PAC Pagar Nusa Gayam mengatakan kegiatan latber untuk ajang silaturahmi dan berkontribusi membantu pemerintah dalam bidang kesehatan yaitu donor darah.
Sami’an ketua panitia Harlah Pagar Nusa PAC Gayam mengatakan kegiatan ini adalah bentuk pengabdian kami kepada para pendiri Pagar Nusa dan para Masyayikh Pagar Nusa dan para Masyayikh Nahdlatul Ulama.
“Dan Alhmdulilah acara donor darah ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan 52 kantong darah yang siap untuk membantu pemerintah dalam hal kesehatan di kabupaten Bojonegoro,” kata Sami’an
Di sisi lain kordinator Latihan bersama saudara Waji atau akrab di panggil Kufrol mengatakan, bahwa dalam momen Harlah ini bersama sama santri lainnya melaksanakan latihan bersama dan tanding ala kadarnya.
“Supaya para santri pagar Nusa Gayam punya mental yang kuat dan pemberani dalam segala hal dan juga nantinya diharapkan menjadi santri yg punya ilmu yg bermanfaat serta punya budi pekerti yang luhur punya sopan santun baik dimanapun ia berada,” kata Kufrol.














