Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Ngasem Gelar Diklatsar

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Ngasem hari ini, Jumat (06/09/2024) gelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Acara itu dilaksanakan di lapangan Desa Dukohkidul Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro.

Pada pembukaan kegiatan bersifat kaderisasi itu dihadiri oleh Mohtofa dan Wahyudi dari Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Bojonegoro, KH. Nailin Fauz Misbah Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ngasem, jajaran PAC GP Ansor Ngasem. Nampak hadir juga ada pimpinan banom nu se kecamatan Ngasem.

Abdulloh Mukafi dalam keterangannya mengatakan, kegiatan Diklatsar yang sedang dilaksanakan PAC GP Ngasem diikuti oleh 28 peserta perwakilan dari ranting Ansor yang ada di Kecamatan Ngasem.

Abdulloh Mukafi juga mengatakan, bahwa kegiatan Diklatsar akan berlangsung mulai hari ini, sampai hari Minggu (08/09/2024).

Latihan fisik di Diklatsar PAC GP Ansor Kecamatan Ngasem

KH. Nailin Fauz Misbah Ketua MWCNU Kecamatan Ngasem mengatakan, para peserta Diklatsar Banser PAC Ansor Ngasem ini adalah manusia pilihan dan kader kader luar biasa.

Ditengah para pemuda sibuk dengan mengejar materi dan hidup hedonis, anak-anak muda ini merelakan jiwa, raga, waktu dan hartanya ikut pelatihan untuk menjadi kader militan NU,” kata Gus Fauz sapaan akrab dari KH. Nailin Fauz Misbah.

Menurut Gus Fauz, para peserta itu daftar dengan uang sendiri, beli seragam uang sendiri, padahal menjadi Banser tidak mendapatkan materi dan gaji.

Latihan Fisik pada Diklatsar PAC GP Ansor Kecamatan Ngasem

“Niat mereka semata-mata ingin berhikmah kepada jamaah dan Jam’iyyah supaya hidupnya berkah dunia akhirat dengan menjadi pengawal kyai, menjadi penjaga ulama, benteng Ahlussunah wal jamaah dan pengawal NKRI,” terang Gus Fauz.

Gus Fauz berdoa, semoga para peserta bisa lulus menjadi Banser, dan diakui sebagai santri Hadrotus Syech KH Hasyim Asy’ari.

“Menjadi kader tahan banting siap menjadi ujung tombak, ujung tombok dan siap dibully.” pungkas Gus Fauz.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *